Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Stok Beras di Area Ring 1 Istana Kosong Melompong, Ini Respons Jokowi

Stok beras di toko ritel modern area Ring 1 Istana Negara terpantau kosong melompong, Presiden Jokowi langsung memberikan respons.
Dwi Rachmawati, Ni Luh Anggela
Rabu, 14 Februari 2024 | 04:47
Ilustrasi stok beras kosong di toko ritel modern./ BISNIS - Dwi Rachmawati
Ilustrasi stok beras kosong di toko ritel modern./ BISNIS - Dwi Rachmawati

Bisnis.com, JAKARTA - Stok beras premium terlihat kosong melompong di sejumlah toko ritel modern sekitar Istana Negara, Jakarta Pusat atau yang dikenal dengan area Ring 1.

Berdasarkan pantauan Bisnis.com, Selasa (13/2/2024), stok beras kemasan 5 kg terlihat kosong di Rezeki Fresh Market yang berlokasi Jl. Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Sudah empat hari berturut-turut pasokan beras belum terisi.

M (29), salah satu pegawai Rezeki Fresh Market, menuturkan harga beras dalam beberapa hari terakhir fluktuatif. Saat ini, beras yang tersedia hanya jenis beras merah hingga beras organik.

“[Merek] Si Pulen, Topi Koki, tiga sampai empat hari belakangan udah kosong. Belum tahu kapan dari suppliernya bakal ngirim,” katanya.

Dia menambahkan rak yang biasanya digunakan untuk stok beras beralih untuk memajang produk gula imbas pasokan yang kosong.

Beras Langka di Ring 1 Istana
Beras Langka di Ring 1 Istana

Akibat stok kosong, rak yang sebelumnya digunakan untuk memajang beras kini digantikan oleh produk gula di Rezeki Fresh Market, Jakarta Pusat./ BISNIS - Ni Luh Anggela

Hal yang sama juga dialami toko ritel Alfamart Juanda 3. Salah satu pegawainya menyebut pasokan beras belum terisi sejak tiga hari terakhir.

Beras yang masih dijual berjenis premium dengan merek Alfamart dengan harga Rp99.900. Merek lain kemasan 5 kg yang biasanya dijual Rp69.500, stoknya sedang kosong.

Setali tiga uang, kondisi stok beras kosong juga dialami Indomaret Batu Tulis. Rak beras beralih fungsi menjadi tempat produk gula dan beras merah kemasan 2 kg.

Rak yang biasanya terisi beras kini digantikan dengan minyak goreng dan beras merah di Alfamart Batu Tulis Raya. Rina (25) mengatakan, gerainya masih sempat memiliki stok pada Senin (12/2/2024).

Namun, beras tersebut langsung habis terjual lantaran stok beras yang kian langka. Masyarakat mengincar beras dengan harga yang lebih murah.

Stok beras kosong di Ring 1 Istana
Stok beras kosong di Ring 1 Istana

Stok beras kosong di Alfamart Juanda 3./ BISNIS - Ni Luh Anggela

Kondisi serupa juga tampak terjadi di Alfamart Pecenongan dan Alfamart Pecenongan 46. Salah satu pegawai mengungkapkan, kosongnya stok beras sudah terjadi sejak Senin (12/2/2024).

Mario (22), bukan nama sebenarnya, sempat merekomendasikan untuk memesan beras via aplikasi Alfagift. Dia mengatakan, pihak Alfamart akan mengusahakan untuk mencari stok beras di cabang lain, jika stok beras di cabang yang dipilih konsumen habis.

Sama halnya dengan Indomaret Plus Pecenongan. Widya (27) mengatakan, sejumlah merek beras seperti Sania dan Ramos sudah kosong selama tiga hari. Saat ini, rak beras terisi dengan produk lain seperti gula.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perintah untuk mengguyur 200.000 ton beras ke ritel modern imbas stok langka yang mulai terjadi di sejumlah daerah.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa Presiden telah memberikan instruksi untuk mendistribusikan sebagian beras dari Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) ke gerai-gerai ritel modern.

Arief menyebut sebanyak 50.000 ton bakal didistribusikan oleh Food Station di wilayah DKI Jakarta, sementara sisanya didistribusikan oleh Bulog. Adapun nantinya, beras yang disalurkan dalam kemasan 5 kilogram di gerai ritel modern.

"Saya diperintahkan bapak Presiden untuk membereskan yang di Cipinang, karena yang Cipinang ini stoknya banyak tapi di pasar modern sedikit," ujar Arief saat ditemui di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Senin (11/2/2024).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper