Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Mau Kembangkan Pelabuhan Belawan, Ekonom Sumatra Utara Sarankan Alternatif Lain

Pengembangan Pelabuhan Belawan dinilai sulit dilakukan lagi karena faktor keterbatasan lahan dan pengendapan pada sekitar muara sungai yang ada di Belawan.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 20 September 2022  |  03:01 WIB
Pemerintah Mau Kembangkan Pelabuhan Belawan, Ekonom Sumatra Utara Sarankan Alternatif Lain
Ilustrasi,
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN — Pengembangan pelabuhan di Sumatra Utara terus didorong sejalan dengan merger PT Pelindo (Persero) yang sebentar lagi memasuki usia satu tahun. Namun, fokus pengembangan diharapkan bisa dilakukan di luar Pelabuhan Belawan, atau Belawan New Container Terminal (BNCT).

Pengamat ekonomi Sumatra Utara Wahyu Ario Pratomo menilai pengembangan Pelabuhan Belawan sulit dilakukan lagi karena faktor keterbatasan lahan. Dia juga menilai pengendapan pada sekitar muara sungai yang ada di Belawan membuat pelabuhan terbesar di Sumatra itu kurang layak untuk menjadi pelabuhan besar yang disinggahi kapal besar atau mothervessel.

Di samping itu, Wahyu menilai saat ini ada pelabuhan lain di Sumatra Utara yang juga memiliki potensi karena dekat dengan kawasan industri dan perekonomian, yakni Kuala Tanjung.

"Sebaiknya pembangunan pelabuhan modern bisa difokuskan tidak di Belawan lagi. PT Pelindo dapat membangunnya di Kuala Tanjung, mengingat di sana juga ada kawasan industrinya dan juga dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus [KEK] Sei Mangkei," kata Wahyu melalui pesan singkat kepada Tim Jelajah Pelabuhan Bisnis Indonesia, Senin (19/9/2022).

Potensi Kuala Tanjung dinilai semakin besar setelah adanya pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra yang hampir rampung, dan integrasi multimoda dengan kereta barang. Saat ini, upaya menghubungkan KEK Sei Mangkei, Kuala Tanjung, dan Belawan dengan kereta barang sedang berada di fase uji coba.

Di sisi lain, Kuala Tanjung Multipurpose Terminal juga sama-sama berada di letak yang cukup strategis yakni di Selat Malaka. Lokasinya yang strategis itu dinilai berpotensi meningkatkan daya daya saing daerah dan minat berinvestasi di Sumatra Utara.

Oleh sebab itu, akademisi dari Universitas Sumatra Utara (USU) tersebut meminta Pelindo melakukan perencanaan yang matang dalam melakukan pengembangan pelabuhan sebagai kebutuhan pelaku bisnis.

"Bagi Sumut dengan adaya pelabuhan laut ini, akan memberikan dampak terjadinya transformasi ekonomi yang lebih besar, sektor industri akan semakin berkembang dan pengembangan wilayah di Indonesia semakin merata, tidak hanya di Pulau Jawa saja," tuturnya.

Untuk diketahui, Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung sama-sama dekat dengan kawasan industri dan perekonomian. Pelabuhan Belawan dekat dengan Kawasan Industri Medan, sedangkan Pelabuhan Kuala Tanjung dekat dengan KEK Sei Mangkei dan Kawasan Industri Kuala Tanjung.

Sebelumnya, pemerintah berencana untuk mengembangkan Pelabuhan Belawan atau BNCT melalui kerja sama Pelindo dan Konsorsium Indonesia Investment Authority (INA).

Kerja sama tersebut meliputi peningkatan kapasitas pelabuhan, direct call, konektivitas terminal dan pelabuhan kecil dengan BNCT, serta pengembangan kawasan industri di sekitar pelabuhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jelajah Pelabuhan 2022 pelabuhan belawan pelindo ii pelabuhan kuala tanjung sei mangkei
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top