Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anggota DPR Minta Menhub Budi Karya Tegur Batik Air, Soal Apa?

Anggota Komisi V DPR meminta Kemenhub untuk memberikan teguran kepada Batik Air yang dinilai tidak menerapkan protokol kesehatan.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  17:30 WIB
Petugas mendata barang pemudik sebelum di masukkan ke bagasi pesawat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (13/6/2018)./ANTARA FOTO - Umarul Faruq
Petugas mendata barang pemudik sebelum di masukkan ke bagasi pesawat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (13/6/2018)./ANTARA FOTO - Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan teguran terhadap maskapai Batik Air karena tidak menerapkan protokol kesehatan berupa pembatasan kapasitas di bawah 70 persen.

Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PAN Athari Gauthi Ardi menyayangkan sejumlah laporan mengenai aktivitas maskapai Batik Air yang dalam penerbangannya tidak menerapkan physical distancing dan pembatasan kapasitas penumpang.

Dia mengaku mendapatkan banyak laporan dari rekan-rekan sesama anggota dan komisi di DPR bahwa terdapat salah satu penerbangan yang tidak menerapkan protokol Covid-19. Menurutnya, protokol yang dibuat sudah baik, tetapi pelaksanaanya di lapangan perlu diperhatikan.

"Anggota kami naik pesawat Batik Air dari Jakarta ke Makassar. Yang harusnya kapasitasnya 70 persen, tapi 100 persen, tidak diterapkan physical distancing sama sekali," jelasnya dalam rapat kerja Komisi V DPR, Senin (31/8/2020).

Dia menyebut kondisi ini sangat mengkhawatirkan mengingat hingga kini kasus positif Covid-19 masih terus meningkat. Athari menegaskan Menteri Perhubungan harus menyoroti kasus pelanggaran seperti ini, harus ada physical distancing di pesawat dan protokol-protokol lainnya.

"Kami mohon dilakukan teguran. Kami tahu pemulihan ekonomi penting, tapi jangan sampai rakyat kami yang menerima akibatnya," katanya.

Kasus konfirmasi positif Covid-19 mencapai 2.743 pada Senin (31/8/2020), sehingga total menjadi 174.796 kasus.

Sementara kasus sembuh tercatat mencapai 1.774 orang, sehingga secara kumulatif menjadi 125.959 orang, sedangkan kasus meninggal tercatat sebanyak 74 orang sehingga secara kumulatif menjadi 7.417 orang.

Hari ini tercatat suspek sebanyak 78.320 orang, sedangkan spesimen yang diperiksa mencapai 15.305. Dari 34 provinsi di Indonesia, 488 kabupaten/kota terdampak Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub lion air maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top