Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ustad Tengku Zul: Kapan Indonesia Umumkan Krisis?, Stafsus Sri Mulyani Angkat Bicara

Ustad Tengku Zulkarnain mengunggah pesan di Twitter yang mempertanyakan kondisi ekonomi Indonesia dan menyoal resesi Singapura. Hal tersebut memantik jawaban dari Stafsus Sri Mulyani. Berikut jawabannya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  15:10 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, Jakarta - Cuitan Ustad Tengku Zulkarnain di Twitter soal krisis ekonomi Indonesia dan resesi Singapura menuai respon dari Kementerian Keuangan.

Dalam cuitnya, Zulkarnain menulis, "Singapore sudah mengumumkan bahwa negaranya krisis."

Menurut dia, sebagai negara jasa tanpa sumber daya alam, pertumbuhan ekonomi Singapura sekarang minus 40 persen.

"Kapan Indonesia mengumumkan krisis Ekonomi telah melanda negeri ini? Masih malu? Atau takut? Atau yakin meroket? Atau...? Entahlah, Buyung...!," tulisnya.

Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo merespons cuit akun @ustadtengkuzul.

Menurut Yustinus, Singapura mengumumkan resesi bukan krisis seperti ditulis akun @ustadtengkuzul.

"Itu karena pertumbuhan ekonomi Singapore Triwulan I dan II negatif," kata Yustinus di laman Twitter, Selasa, (4/8/2020).

Yustinus menjelaskan Indonesia saat ini tidak memasuki masa resesi karena pertumbuhan ekonomi kuartal I/2020 masih positif.

"Pertumbuhan ekonomi kita di Triwulan I masih positif 2,97 persen, Triwulan II belum diumumkan BPS," ujar Yustinus.

Pertengahan Juli lalu, Singapura memasuki fase resesi karena dua kuartal berturut-turut mengalami kontraksi alias pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) negatif.

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura mengumumkan bahwa secara kuartalan ekonomi Negeri Singa terkontraksi 41,2 persen pada April-Juni 2020. Secara tahunan PDB Singapura tercatat menciut 12,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krisis ekonomi sri mulyani resesi

Sumber : Tempo

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top