Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembelian Properti di Kota Mandiri Tak Pernah Mati

Investasi properti di kota mandiri, mulai dari apartemen, rumah tapak, hingga ruko dinilai memiliki imbal hasil yang lebih baik.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 03 Januari 2020  |  15:00 WIB
Summarecon Bandung. - summareconbandung
Summarecon Bandung. - summareconbandung

Bisnis.com, JAKARTA — Minat investasi dan pembelian properti, baik komersial maupun residensial di kota mandiri makin meningkat lantaran umumnya kota mandiri memiliki banyak potensi, terutama bagi kota mandiri yang sudah berkembang.

Menurut Country Manager Rumah123.com, investasi properti di kota mandiri, mulai dari apartemen, rumah tapak, hingga ruko memiliki imbal hasil (yield) yang lebih baik.

Selain itu, kenaikan harga properti atau capital gain dari properti komersial di pengembangan kota mandiri juga dinilai lebih bagus karena saat kawasan ruko dan sekitarnya berkembang menjadi area komersial, harga properti pun melonjak tinggi.

“Di kota mandiri, investor bisa melirik investasi properti komersial selain properti residensial. Sebagai investor, tentunya harus membagi portofolio investasi dalam beragam jenis properti mulai dari residensial, komersial, bahkan tanah,” ungkap Maria melalui laporan tertulis, Jumat (3/1/2020).

Dari sisi lokasi, kawasan yang bisa dilirik adalah area yang sudah berkembang seperti area penyangga Jakarta, yakni Tangerang, Bekasi, Depok, Cikarang, dan Bogor.

“Serpong, misalnya, bisa menjadi pilihan. Ada sejumlah kota mandiri yang ada di sekitar kawasan Tangerang dan sekitarnya seperti Gading Serpong, BSD City, Alam Sutera, hingga Lippo Karawaci. Kawasan ini menarik karena relatif dekat dengan Jakarta,” ungkap Maria.

Selain itu, di Tangerang akses tol juga sudah semakin mudah, selain juga ada akses kereta rel listrik Commuter Line.

Direktur Pamount Land Aryo Ananto menambahkan bahwa kota mandiri seperti Gading Serpong juga merupakan kawasan kota mandiri tidak hanya memberi produk hunian dan komersial, tetapi juga memberi beragam fasilitas dan infrastruktur kota yang lengkap untuk memenuhi segala kebutuhan penghuninya.

“Inilah saatnya bagi konsumen maupun investor untuk meningkatkan kualitas hidupnya dengan berinvestasi di kota mandiri,” ujar Aryo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kota mandiri investasi properti
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top