Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini Deretan Proyek PSN Transportasi yang Sudah Rampung

Kemenhub menyampaikan telah menyelesaikan sebanyak 25 Proyek Strategis Nasional (PSN) Sektor Transportasi.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau arus balik Idulfitri 1145 H di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (12/4/2024)/Bisnis-Dany Saputra.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau arus balik Idulfitri 1145 H di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (12/4/2024)/Bisnis-Dany Saputra.

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan telah menyelesaikan sebanyak 25 proyek strategis nasional (PSN) Sektor Transportasi dari total sebanyak 35 PSN di Sektor Transportasi yang ditetapkan Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan dengan adanya pembangunan infrastruktur PSN, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas dan layanan logistik, serta mendorong tumbuhnya titik ekonomi baru di berbagai daerah.

“Sebanyak 25 proyek telah selesai pembangunannya meliputi pembangunan bandara 7 proyek, kereta api 7 proyek, dan pelabuhan 11 proyek,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (15/5/2024).

Adapun rincinannya, yakni sebanyak 7 bandara yaitu Bandara Yogyakarta Kulon Progo, Bandara Kediri, Bandara Lombok, Bandara Komodo, Bandara Raja Haji Abdullah Tanjung Balai Karimun, Bandara Nabire Baru, dan Bandara Siboru Fakfak. Selanjutnya, 7 proyek di sektor kereta api yakni KA Tebing Tinggi-Kuala Tanjung, KA Rantau Prapat-Kota Pinang, LRT Palembang, LRT Jabodebek, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, KA Bandara Yogyakarta, dan KA Makassar-Parepare.

Kemudian sebanyak 11 proyek pembangunan pelabuhan, yakni Pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Terminal Kijing, Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Sanur, Pelabuhan KEK Maloy, Pelabuhan Teluk Palu, Makassar New Port, Pelabuhan Likupang, Pelabuhan Hub Internasional Bitung, Pelabuhan Kupang, dan Terminal Multipurpose Labuan Bajo.

Sisanya, 10 proyek PSN Sektor Transportasi saat ini dalam masa penyelesaian, dengan 4 proyek yang akan selesai pada 2024, meliputi sebanyak 2 proyek di sektor kereta api, yakni KA Logistik Lahat-Kertapati dan Double Track Jawa Selatan, lalu 2 proyek di sektor pelabuhan, yakni Pelabuhan Benoa dan Pelabuhan Sorong.

Sementara itu, 6 proyek yang akan diselesaikan di atas tahun 2024, meliputi 4 proyek di sektor kereta api, yakni MRT Jakarta North-South, MRT Jakarta East-West Fase I, LRT Jakarta Velodrome-Manggarai, dan Infrastruktur KA Logistik Kalimantan Timur, lalu 2 proyek di sektor pelabuhan, yakni Pelabuhan Terminal Peti Kemas Muaro Jambi dan Pelabuhan New Palembang.

Menhub mencontohkan sejumlah PSN yang berhasil memperlancar mobilitas masyarakat di dalam negeri, salah satunya Bandara Internasional Yogyakarta yang sudah dilengkapi dengan kereta bandara. Adapun untuk menurunkan biaya logistik secara nasional, lanjut Menhub, Kemenhub juga telah mengembangkan Makassar New Port. Pelabuhan ini dibangun guna mendukung konektivitas jalur perdagangan internasional sekaligus memperkuat peran Makassar sebagai pintu gerbang logistik di kawasan timur Indonesia.

Menhub juga menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi saat ini bukan lagi Jawa Sentris, melainkan Indonesia Sentris.

“Yang kita lakukan adalah mempersatukan Indonesia. Apa yang kita bangun di Makassar berupa pelabuhan dan kereta api membuktikan bahwa kita tidak hanya berkonsentrasi di Pulau Jawa saja. Bahkan kita juga membangun bandara di Papua,” jelas Menhub.

Budi menambahkan, pembangunan infrastruktur transportasi sekarang ini juga membutuhkan pembiayaan kreatif untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur transportasi di tanah air, mengingat terbatasnya anggaran yang dimiliki pemerintah.

“Pada dasarnya, banyak potensi yang dapat dikerja samakan di sektor transportasi. Maka dari itu, kami membuka diri dan mengundang pihak swasta untuk berkolaborasi dalam pengelolaan infrastruktur transportasi, baik di sektor udara, laut, dan perkeretaapian. Sejalan dengan itu, kami pun berusaha untuk mempermudah regulasinya,” tuturnya.

Ke depan, Menhub berharap ada harmonisasi dari berbagai pihak, mulai dari Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, dan Badan Usaha dalam merumuskan kegiatan PSN supaya infrastruktur yang telah terbangun dapat bermanfaat secara optimal. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Reni Lestari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper