Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Alert! Geger Beras Langka Melanda Ring 1 Istana Presiden Jokowi

Stok beras kemasan 5 kilogram, baik kualitas medium maupun premium mulai kosong di sejumlah ritel-ritel modern di sekitar kawasan Istana Negara.
Pasokan beras 5 kilogram kualitas premium dan medium kosong, hanya tersedia beras khusus di Rezeki Fresh Market, Jakarta Pusat pada Selasa (13/2/2024) - BISNIS/Ni Luh Anggela
Pasokan beras 5 kilogram kualitas premium dan medium kosong, hanya tersedia beras khusus di Rezeki Fresh Market, Jakarta Pusat pada Selasa (13/2/2024) - BISNIS/Ni Luh Anggela

Bisnis.com, JAKARTA - Stok beras kemasan 5 kilogram, baik kualitas medium maupun premium mulai kosong di sejumlah ritel-ritel modern yang ada di sekitar kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan Bisnis, Selasa (13/2/2024), salah satu pegawai di Rezeki Fresh Market, supermarket yang berlokasi di Jl. Hayam Wuruk, Jakarta Pusat ini mengaku sudah empat hari toko mereka kehabisan stok beras

M (29) bukan nama sebenarnya mengatakan, harga beras beberapa waktu belakangan fluktuatif menjadi pemicu kosongnya stok beras di toko tersebut. Kini, hanya beras khusus seperti beras merah hingga beras organik yang masih tersedia di toko tersebut.

“[Merek] Si Pulen, Topi Koki, tiga sampai empat hari belakangan udah kosong. Belum tahu kapan dari suppliernya bakal ngirim,” kata M saat ditemui Bisnis, Selasa (13/2/2024).

Rak yang biasanya dikhususkan untuk memajang berbagai beras, kini digantikan oleh produk gula.

“Biasanya rak ini penuh diisi beras, cuma karena lagi kosong kita simpan gula,” ujarnya.

Kondisi serupa juga terjadi pada Alfamart Juanda 3. Salah satu pegawai mengaku gerai mereka sudah tiga hari tidak mendapat stok beras. Hanya tersisa satu stok beras kemasan 5 kilogram kualitas premium dengan merek Alfamart yang masih tersisa di rak beras Alfamart Juanda 3.  

Saat dikonfirmasi Bisnis, beras kemasan 5 kilogram kualitas premium dengan merek Alfamart itu dibanderol Rp99.900. “Yang biasa, Rp69.500 kemasan 5 kilogram [merek] Sania, Topi Koki, kosong stoknya, lagi nggak ada,” ujar salah satu pegawai.

Adapun, Alfamart Juanda 3 telah menerapkan pembatasan pembelian beras maksimal 5 kilogram. Kendati demikian, stok beras di cabang ini cepat habis lantaran langkanya stok beras di beberapa cabang lainnya.

Rak yang biasanya dikhususkan untuk memajang berbagai beras kini digantikan oleh produk gula di Rezeki Fresh Market, Jakarta Pusat - BISNIS/Ni Luh Anggela
Rak yang biasanya dikhususkan untuk memajang berbagai beras kini digantikan oleh produk gula di Rezeki Fresh Market, Jakarta Pusat - BISNIS/Ni Luh Anggela

Stok Beras Langka

Indomaret Batu Tulis juga mengalami kondisi serupa. Salah seorang pegawai mengaku gerainya sudah dua hari tidak menjual beras lantaran stok kosong. Rak-rak yang biasanya diisi dengan beras, kini digantikan dengan beras merah kemasan 2 kilogram dan gula.

Rak yang biasanya terisi beras kini digantikan dengan minyak goreng dan beras merah di Alfamart Batu Tulis Raya. Rina (25) mengatakan, gerainya masih sempat memiliki stok pada Senin (12/2/2024).

Namun, beras tersebut langsung habis terjual lantaran stok beras yang kian langka. Masyarakat, kata dia, sempat mengincar beras dengan harga yang lebih murah.

Besok, Rabu (14/2/2024) Alfamart cabang ini dijadwalkan untuk memasok barang di gerainya. Kendati begitu, pihaknya tidak dapat memastikan apakah barang-barang yang dikirimkan sudah termasuk beras kemasan 5 kilogram.

“Kemarin baru habis, besok ada pengiriman barang kesini tapi belum tentu ada beras,” jelasnya.

Kondisi serupa juga tampak terjadi di Alfamart Pecenongan dan Alfamart Pecenongan 46. Salah satu pegawai mengungkapkan, kosongnya stok beras sudah terjadi sejak Senin (12/2/2024).

Stok beras di Alfamart Pecenongan, Jakarta Pusat mulai langka - BISNIS/Ni Luh Anggela
Stok beras di Alfamart Pecenongan, Jakarta Pusat mulai langka - BISNIS/Ni Luh Anggela

Mario (22), bukan nama sebenarnya, sempat merekomendasikan untuk memesan beras via aplikasi Alfagift. Dia mengatakan, pihak Alfamart akan mengusahakan untuk mencari stok beras di cabang lain, jika stok beras di cabang yang dipilih konsumen habis.

Sama halnya dengan Indomaret Plus Pecenongan. Widya (27) mengatakan, sejumlah merek beras seperti Sania dan Ramos sudah kosong selama tiga hari. Saat ini, rak beras terisi dengan produk lain seperti gula.

Relaksasi HET Beras

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) sebelumnya sempat mengeluh kesulitan untuk mendapat pasokan beras jenis premium lokal kemasan 5 kilogram. 

Ketua Umum Aprindo Roy N. Mandey mengungkapkan, produsen saat ini telah mengerek naik harga belinya. Pasalnya, masa panen padi diperkirakan berlangsung pada Maret 2024 dan impor beras belum masuk sepenuhnya.

Tidak seimbangnya pasokan dan permintaan ini telah memicu melonjaknya harga beras pada pasar ritel dan pasar rakyat.

“Peritel mulai kesulitan mendapatkan suplai beras tipe premium lokal dengan kemasan 5 kilogram,” kata Roy dalam keterangan tertulisnya.

Untuk menghindari kekosongan dan kelangkaan bahan pokok pada gerai ritel modern, Aprindo meminta pemerintah merelaksasi harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan atas komoditas bahan pokok dan penting seperti beras, minyak goreng, hingga gula untuk periode tertentu. Dengan begitu, peritel dapat terus membeli, menyediakan, dan menjual kebutuhan pokok dan penting bagi masyarakat.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menanggapi usulan peritel yang meminta pemerintah merelaksasi harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas pokok dan penting seperti beras.

Challenge-nya bukan HET, tapi produksi [padi],” kata Arief kepada Bisnis, dikutip Senin (12/2/2024).

Dia mengungkapkan, Indonesia saat ini membutuhkan beras yang lebih banyak mengingat stok dalam negeri tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan beras nasional sebanyak 2,5 juta ton per bulan.

Merujuk data Kerangka Sampel Area (KSA), produksi beras pada Januari 2024 diprediksi sekitar 900.000 ton - 1,2 juta ton. Lalu, pada Februari 2024, produksi beras diperkirakan mencapai 1,3 juta ton. Jika ditotal, stok Januari-Februari 2024 tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan beras nasional.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ni Luh Anggela
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper