Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

APBN 2023: Jokowi Targetkan Tingkat Kemiskinan 7,5 Persen Tahun Depan

Presiden Jokowi menargetkan tingkat kemiskinan Indonesia turun menjadi 7,5-8,5 persen pada tahun depan.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 29 September 2022  |  20:18 WIB
APBN 2023: Jokowi Targetkan Tingkat Kemiskinan 7,5 Persen Tahun Depan
Dua warga melintas di kawasan rumah padat penduduk Kebun Melati, Jakarta, Kamis (23/6/2022). ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Jokowi menargetkan tingkat kemiskinan berada di kisaran 7,5 - 8,5 persen. Nominal tersebut turun dari target APBN 2022 di kisaran 8,5 - 9 persen di Undang-Undang (UU) APBN 2023.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis pemerintah dapat mencapai target tersebut di 2023 dengan mengidentifikasi masyarakat miskin melalui survei Registrasi Sosial Ekonomi atau Regsosek dari Badan Pusat Statistik (BPS), bantuan sosial, dan juga dana desa.

Selain itu, lanjutnya, target kemiskinan ekstrim juga menjadi program kerja di seluruh kementerian/lembaga dan daerah.

“Tentu kalau melihat sumber dananya, entah itu dari belanja pemerintah pusat maupun daerah, itu semua bisa memfokuskan pada penurunan kemiskinan tadi termasuk stunting,” kata Sri Mulyani.

Ditemui terpisah, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu mengatakan target tersebut cukup achievable. 

Tentunya target tersebut perlu didukung oleh kebijakan-kebijakan lainnya.

Apalagi, kata dia, pemerintah sudah cukup konsisten selama beberapa tahun terakhir untuk melakukan perlindungan sosial (perlinsos) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan lainnya. 

Pemerintah juga telah melihat bagaimana program perlinsos berjalan selama pandemi Covid-19 dan di tengah ketidakpastian global. 

“Ini kita lakukan banyak fleksibilitas sehingga siap utk selalu di-deploy ketika ada kebutuhan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi kemiskinan apbn
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top