Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tol Manado-Bitung Terhubung Penuh, Volume Lalu Lintas Masih Rendah

Menteri Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan tersambungnya seksi 2B ruas Danowudu-Bitung diperkirakan bakal meningkatkan volume lalu lintas (VLL) sebesar 3.000 kendaraan per hari.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 24 Februari 2022  |  22:31 WIB

Bisnis.com, MANADO - Ruas jalan tol Manado-Bitung telah terhubung secara penuh dan akan mulai dioperasikan pada pekan ini. Namun, volume lalu lintas pada ruas tersebut tercatat masih rendah.

Menteri Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan tersambungnya seksi 2B ruas Danowudu-Bitung diperkirakan bakal meningkatkan volume lalu lintas (VLL) sebesar 3.000 kendaraan per hari.

Basuki menjelaskan saat pengoperasian ruas Manado-Danowudu, VLL yang tercatat adalah sekitar 4.000 kendaraan per hari.

“Kalau sudah terhubung ini sampai 7.000 tapi itu masih lebih rendah dari feasibility study-nya, kita harus cari penyebab-penyebabnya, apakah tarifnya ketinggian atau apakah karena KEK-nya belum berfungsi baik,” ujar Basuki saat tinjauan Tol Manado-Bitung, Kamis (24/2/2022).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian mengatakan tujuan utama pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung guna meningkatkan konektivitas di pusat-pusat pertumbuhan.

Namun, dia menuturkan pusat-pusat pertumbuhan seperti Kawasan Ekonomi Khusus Bitung dan juga Pelabuhan Internasional Bitung tidak berkembang sesuai dengan asumsi yang ditetapkan.

“Karena asumsinya berkembang, pelabuhannya berkembang, kawasan industri berkembang. Jadi, di pusat pertumbuhannya ingin kita dorong,” jelasnya.

Direktur Utama Jasamarga Manado Bitung Charles Lendra mengatakan pengoperasian ruas Danowudu-Bitung diproyeksikan bisa meningkatkan VLL hingga 30 persen atau 3.000 kendaraan per hari.

Charles menjelaskan VLL di ruas Manado-Danowudu masih didominasi oleh kendaraan pribadi atau golongan I. Sementara itu, untuk kendaraan golongan 2–5 tercatat masih berkontribusi sangat kecil pada ruas tersebut.

“Untuk ruas Manado-Bitung masih dominan kendaraan pribadi, jadi golongan 2–5 ini masih sangat minim, di bawah 1 persen,” ungkapnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol manado-bitung kek bitung kawasan ekonomi khusus bitung
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top