Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bus AKAP dan AKBP di Jabodetabek Dilarang Beroperasi 6-17 Mei

Penghentian tersebut tidak berlaku untuk angkutan perkotaan dalam lintas batas wilayah Jabodetabek, misalnya Trans Jabodetabek.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 29 April 2021  |  21:17 WIB
Suasana sepi di area keberangkatan antar kota Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Jumat (24/4/2020). Pengelola Terminal Pulogebang menutup operasional layanan bus antar kota antar provinsi (AKAP) mulai 24 April 2020, setelah berlakunya kebijakan larangan mudik dari pemerintah. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Suasana sepi di area keberangkatan antar kota Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Jumat (24/4/2020). Pengelola Terminal Pulogebang menutup operasional layanan bus antar kota antar provinsi (AKAP) mulai 24 April 2020, setelah berlakunya kebijakan larangan mudik dari pemerintah. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meminta semua terminal kelolaannya ataupun terminal milik Pemprov DKI Jakarta untuk tidak melayani bus AKAP dan AKBP selama periode peniadaan mudik 6-17 Mei 2021.

Kepala BPTJ Polana B Pramesti mengatakan penghentian layanan ini bersifat sementara. Selama periode tersebut, hanya 1 terminal yang akan dibuka untuk melayani masyarakat yang masuk kategori yang dikecualikan untuk bepergian di periode pelarangan tersebut yaitu Terminal Pulogebang.

"Dapat diinformasikan bahwa karena ada pelarangan mudik mulai 6-17 Mei, semua layanan angkutan bus AKAP dan AKBP di terminal bus tipe A di wilayah Jabodetabek baik terminal yang ada di pengelolaan BPTJ ada 4 terminal, Poris Plawad, Baranangsiang, Jatijajar, dan Pondok Cabe, serta terminal lain yang dimiliki oleh DKI, Pulogebang, Kalideres, Kampung Rambutan, Terminal Tanjung Priok dan Bekasi itu diminta untuk tidak melayani AKAP dan AKBP," katanya, Kamis (29/4/2021).

Meski begitu, dia menegaskan bahwa penghentian tersebut tidak berlaku untuk angkutan perkotaan dalam lintas batas wilayah Jabodetabek, misalnya Trans Jabodetabek.

"Untuk transportasi yang bergerak dan bermobilitas di dalam Jabodetabek akan tetap diizinkan," tegasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran bus akap terminal bus
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top