Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPJT : Belum Ada Rencana Bangun Jembatan Tol Jawa-Bali, tetapi ...

Sebelumnya, dalam Forum Bisnis Konstruksi Indonesia-Turki, pekan ini, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pemerintah akan meneruskan pembangunan jalan tol Trans-Jawa hingga ke Bali.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 25 Juni 2020  |  14:52 WIB
Kapal Motor Penumpang (KMP) beroperasi di Selat Bali terlihat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (26/3). - Antara/Budi Candra Setya
Kapal Motor Penumpang (KMP) beroperasi di Selat Bali terlihat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (26/3). - Antara/Budi Candra Setya

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Jalan Tol mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada rencana membangun jembatan penghubung Pulau Jawa dan Pulau Bali sebagai kelanjutan jalan tol Trans-Jawa.

Sebelumnya, dalam Forum Bisnis Konstruksi Indonesia-Turki, pekan ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pemerintah akan meneruskan pembangunan jalan tol Trans-Jawa hingga ke Bali.

Adapun, ruas Trans-Jawa yang tersisa pekerjaan konstruksinya yaitu ruas Probolinggo—Banyuwangi.

Saat ini salah satu akses penghubung Pulau Jawa dan Bali adalah melalui kapal penyeberangan di Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk di Bali.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan bahwa belum ada rencana pembangunan jembatan tol untuk menghubungkan Pulau Jawa dan Bali.

"Sampai saat ini di BPJT belum ada inisiatif seperti itu," ujar Danang kepada Bisnis, Kamis (25/6/2020).

Lebih lanjut, jelasnya, terdapat rencana pembangunan ruas tol baru di Bali untuk mengembangkan jaringan jalan di pulau tersebut. "Itu bukan jembatan dari Jawa ke Bali, tapi [tol] dari Gilimanuk ke Denpasar," katanya.

Dia menambahkan bahwa saat ini calon pemrakarsa sedang melakukan kajian kelayakan, termasuk penerimaan sosial di masyarakat. "Begitu mereka selesai kajian, akan diputuskan oleh menteri [Menteri PUPR] tentang hak prakarsa mereka," katanya.

Senada, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian juga menegaskan bahwa belum ada rencana pembangunan jembatan tol di kedua pulau tersebut, yang ada yaitu pembangunan tol baru di Bali. Nantinya, kedua pulau tetap terhubung melalui kapal penyeberangan.

"Bukan jembatan, tapi tol dari Gilimanuk ke arah Negara. [Terhubungnya] ya, tentu menyeberang pake feri," kata Hedy kepada Bisnis, Kamis (25/6/2020).

Saat ini Bali sudah memiliki jalan tol Bali Mandara yang dibangun di atas laut.

Dalam catatan Bisnis, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah merestui lima ruas jalan tol baru yang akan dibangun di Pulau Dewata. Kelima ruas tol tersebut yaitu Gilimanuk—Denpasar, Gilimanuk—Tabanan, Tabanan—Kuta, Kuta—Padang Bai, dan Kuta—Tanah Lot.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol jembatan tol bali trans-jawa
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top