Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek Kereta Cepat Ganggu Jalan Tol, KCIC Diminta Berbenah

Kementerian Perhubungan menargetkan proyek Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung selesai pada akhir 2021
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 04 Maret 2020  |  12:57 WIB
Foto udara proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung di perkebunan teh Maswati, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (6/2/2018). - ANTARA/Raisan Al Farisi
Foto udara proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung di perkebunan teh Maswati, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (6/2/2018). - ANTARA/Raisan Al Farisi

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) segera menyelesaikan enam catatan dari Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian PUPR agar proyek dapat kembali dijalankan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta KCIC selaku pelaksana pekerjaan Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung agar segera mengambil sikap dan menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

“Saya sudah minta KCIC untuk segera melaksanakan rekomendasi dari Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian PUPR, agar proyek ini dapat segera dilanjutkan dan dapat selesai sesuai target waktu,” jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (4/3/2020).

Sebelumnya, Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian PUPR dalam suratnya meminta proyek KA Cepat Jakarta-Bandung dihentikan sementara, karena proyek tersebut dianggap berdampak pada layanan Tol Jakarta-Cikampek.

Adapun, enam catatan yang dimaksud yaitu pembangunan proyek kurang memerhatikan kelancaran akses masuk dan keluar jalan tol; mengganggu drainase; kebersihan jalan, dan keselamatan pengguna jalan tol; serta menimbulkan genangan air.

Selain itu, proyek berisiko menimbulkan kemacetan dan menggangu kelancaran logistik; adanya pembangunan pilar LRT tanpa izin; hingga pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) belum dilakukan sesuai aturan.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menargetkan proyek Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung selesai pada akhir 2021 setelah meninjau dua titik pengerjaan proyek di Purwakarta dan Rancaekek

Per 23 Februari 2020, progres pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah mencapai 44 persen, sedangkan untuk pembebasan lahan sendiri sudah mencapai 99,96 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Kereta Cepat
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top