Jalan Tol Sepanjang 2.500 Kilometer Dibangun hingga 2024

Di Sumatra, sedikitnya ada sepuluh ruas yang sedang dan akan dibangun.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 13 November 2019  |  13:57 WIB
Jalan Tol Sepanjang 2.500 Kilometer Dibangun hingga 2024
Sejumlah truk berada di rest area KM 116 jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung, Sabtu (4/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan pembangunan jalan tol baru sepanjang 2.500 kilometer hingga 2024. Sumber pembiayaan untuk pembangunan jalan tol akan lebih banyak dari investasi badan usaha.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pembangunan jalan tol di Sumatra dan Jawa masih menjadi prioritas. Secara khusus, panjang jalan tol di Sumatra yang akan dibangun mencapai kisaran 2.000 kilometer.

Pembangunan jalan tol Trans-Sumatra sepanjang 2.765 kilometer merupakan megaproyek yang dicanangkan sejak 2015. Dalam catatan Bisnis, hingga awal 2020, sedikitnya ada lima ruas yang rampung dengan panjang 495 kilometer.

"Untuk konektivitas jalan tol [targetnya] 2.500 kilometer. Yang jelas [jalan tol] Sumatra harus selesai, kemudian non-Trans-Jawa di Selatan," ujar Basuki melalui siaran pers, Rabu (13/11/2019).

Dia menjabarkan bahwa beberapa ruas di Selatan Jawa juga siap dibangun, antara lain Cileunyi–Garut–Tasikmalaya (184 kilometer), Yogyakarta–Bawen (77 kilometer), dan Solo–Yogyakarta–Kulon Progo (91,93 kilometer).

Ruas Solo–Yogyakarta–Kulon Progo yang menjadi prakarsa badan usaha telah memasuki tahap prakualifikasi, sedangkan pelelangan ruas Yogyakarta–Bawen segera dibuka.

Selain di selatan, pembangunan tol di Jawa juga akan dilanjutkan di sisi utara, dimulai dari Semarang–Demak (27 kilometer) hingga Demak–Tuban–Gresik (236 kilometer). Pelelangan jalan tol Semarang–Demak sudah tuntas dengan konsorsium yang digalang PT PP (Persero) Tbk. keluar sebagai pemenang.

Adapun, jalan tol Demak–Tuban–Gresik masih dalam tahap penyusunan prastudi kelayakan oleh badan usaha. Ruas ini memang menjadi usulan dari badan usaha, yaitu PT Waskita Toll Road dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Sementara itu, di Sumatra sedikitnya ada 10 ruas yang sedang dan akan dibangun hingga 2024. Kementerian PUPR melansir tiga ruas sudah memulai konstruksi, yakni Sigli–Banda Aceh, Pekanbaru–Dumai, dan Kayu Agung–Palembang–Betung.

Tujuh ruas lain di Sumatra juga siap dibangun, yaitu Palembang–Tanjung Api-Api, Binjai–Langsa, Tebing Tinggi–Dumai, Dumai–Rantau Prapat, Jambi–Rengat, Tebing Tinggi– Pematang Siantar–Parapat, dan Pekanbaru–Bukit Tinggi–Padang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, trans-sumatra

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top