5 Berita Populer Ekonomi, Ini Besaran Uang Pensiun Ignasius Jonan dan Pos Indonesia Raih Berkah Lonjakan Paket 5 Kali Lipat

Kabar Ignasius Jonan menerima pensiun dan Tunjangan Hari Tua dari PT Taspen (Persero) jadi berita terpopuler kanal Ekonomi, Rabu (6/11/19).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 06 November 2019  |  20:36 WIB
5 Berita Populer Ekonomi, Ini Besaran Uang Pensiun Ignasius Jonan dan Pos Indonesia Raih Berkah Lonjakan Paket 5 Kali Lipat
Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menerima hak tabungan hari tua dan hak pensiun sebagai menteri pada Kabinet Kerja 2014-2019 pada Senin (4/11/2019). - Instagram @ignasius.jonan

1. Ignasius Jonan Terima Uang Pensiun Menteri, Berapa Nilainya?

Ignasius Jonan yang mengenakan kaos polo hitam tampak tersenyum saat menerima hak manfaat pensun dari PT Taspen (Persero). Momen itu dibagikan Jonan dalam unggahan akun Instagram pribadi @ignasius.jonan yang dilihat, Selasa (5/11/2019).

Dalam foto tersebut Jonan memegang map berwarna putih-biru yang memuat logo Taspen. Baca selengkapnya di sini

2. Pos Indonesia Raih Berkah Lonjakan Paket 5 Kali Lipat, Ini Pemicunya

PT Pos Indonesia (Persero) mengklaim ada lonjakan kiriman hingga 5 kali lipat dalam 2 bulan sejak merambah bisnis pengiriman sehari sampai atau sameday delivery.

VP Marketing PT Pos Indonesia Tata Sugiarta menuturkan sejak dirilis 9 September 2019 lalu, layanan sameday service Pos Indonesia Q9 sudah melayani hingga 4.000 kiriman per hari. Baca selengkapnya di sini

3. Menko Luhut Sampaikan Keberatan Penerapan Bea Masuk Baja oleh China

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping membicarakan kondisi terakhir eskpor Indonesia.

Dalam pertemuan singkat di sela China International Import Expo (CIIE) yang berlangsung pada 5-10 November tersebut, Luhut meminta kepada China untuk meringankan atau menghapus penerapan bea masuk untuk impor produk baja dari Indonesia. Baca selengkapnya di sini

4. Ini Dia Penyebab Turunnya Belanja Pemerintah

Faktor Pemilu 2019 serta momen pergantian kabinet menyebabkan konsumsi pemerintah pada kuartal III/2019 tumbuh melambat.

Seperti diketahui, data Badan Pusat Statistik (BPS) per kuartal III/2019 menunjukkan bahwa konsumsi pemerintah hanya tumbuh sebesar 0,98% (yoy) dan terkontraksi -0,79% (qtq). Baca selengkapnya di sini

5. Pebisnis Indonesia Lebih Optimistis Ketimbang Pengusaha Global

Perusahaan di Indonesia memiliki pandangan yang lebih optimistis ketimbang perusahaan di kancah dunia, termasuk di wilayah Asia.

Hal tersebut didasari oleh keyakinan terhadap sejumlah kebijakan ekonomi makro yang dilakukan pemerintah akan semakin memperkuat konsumsi domestik dan investasi. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
menteri esdm, pt pos indonesia

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top