Pebisnis Indonesia Lebih Optimistis Ketimbang Pengusaha Global

“Para pebisnis di Indonesia memperlihatkan rasa optimisme yang sangat besar, dengan tingkat kepercayaan diri yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lain di seluruh dunia termasuk di wilayah Asia,” kata Anurag Saigal, Deputi Direktur, Commercial Banking, PT Bank HSBC Indonesia dikutip dari keterangan pers, Rabu (6/11/2019).
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 06 November 2019  |  10:36 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan di Indonesia memiliki pandangan yang lebih optimistis ketimbang perusahaan di kancah dunia, termasuk di wilayah Asia. Hal tersebut didasari oleh keyakinan terhadap sejumlah kebijakan ekonomi makro yang dilakukan pemerintah akan semakin memperkuat konsumsi domestik dan investasi.

Hal tersebut merupakan simpulan dari hasil survei yang dilakukan oleh HSBC bertajuk "Navigator: Now, Next and How" Survei tersebut mengukur sentimen dan harapan dunia bisnis di 35 pasar di seluruh dunia.

“Para pebisnis di Indonesia memperlihatkan rasa optimisme yang sangat besar, dengan tingkat kepercayaan diri yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lain di seluruh dunia termasuk di wilayah Asia,” kata Anurag Saigal, Deputi Direktur, Commercial Banking, PT Bank HSBC Indonesia dikutip dari keterangan pers, Rabu (6/11/2019).

Servei tersebut menyebutkan, 54% dari perusahaan yang ada di Indonesia optimistis penjualan akan tumbuh sebesar 15% atau lebih pada tahun berikutnya. Responden Indonesia juga merasa lebih percaya diri atas prospek bisnis masa depan mereka. Hal ini terbukti di mana sembilan dari sepuluh perusahaan Indonesia optimis tentang pertumbuhan, dibandingkan dengan setahun lalu.

Hasil kajian juga mengungkapkan perusahaan-perusahaan Indonesia yang diperkirakan tumbuh pada tahun depan kemungkinan akan didorong oleh sejumlah faktor. Beberapa di antaranya adalah peningkatan fokus pada keberlanjutan kegiatan ekonomi, pemasok (supplier), serta bahan baku (raw materials) berkualitas tinggi yang disokong oleh tenaga kerja terampil guna meningkatkan produktivitas dan pengembangan bisnis dengan pembukaan pasar baru dan pengenalan produk atau layanan baru.

Lebih lanjut, para responden yang disurvei percaya bahwa 2020 masih menjadi tahun pertumbuhan bagi Indonesia. Hal ini karena kebijakan ekonomi makro yang dikeluarkan oleh pemerintah memegang prinsip kehati-hatian yang tinggi sehingga semakin memperkuat konsumsi domestik dan masuknya aliran investasi.

“Melawan arus global sepertinya terdengar ambisius, tetapi masa depan di depan mata terlihat cerah," ungkap Country Head, Global Trade and Receivable Finance, PT Bank HSBC Indonesia Dandy Pandi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perusahaan

Editor : Achmad Aris
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top