5 Berita Populer Ekonomi, Ini Penyebab Kecelakaan Maut Cipularang dan Permukiman Kumuh di Indonesia Meningkat Dua Kali Lipat

Kabar kendaraan angkutan barang yang terlibat dalam kecelakaan maut di ruas Tol Cipularang KM 91 ternyata kelebihan muatan jadi berita terpopuler kanal Ekonomi hari ini, Rabu (4/9/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 04 September 2019  |  19:05 WIB
5 Berita Populer Ekonomi, Ini Penyebab Kecelakaan Maut Cipularang dan Permukiman Kumuh di Indonesia Meningkat Dua Kali Lipat
Petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jabar melakukan olah TKP kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). Olah TKP dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan dan menyebabkan delapan orang tewas pada Senin (2/9/2019). - ANTARA/Raisan Al Farisi

1. Pemicu Kecelakaan Maut Cipularang, Truk Kelebihan Muatan 300 Persen!

Kendaraan angkutan barang yang terlibat dalam kecelakaan maut di ruas Tol Cipularang KM 91 ternyata kelebihan muatan hingga 300 persen dan kelebihan dimensi hingga 70 cm.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi menuturkan pelanggaran kelebihan muatan dan dimensi atau over dimension over load (ODOL) itu jadi penyebab kendaraan hilang keseimbangan saat melalui jalan menurun, baca selengkapnya di sini

2. Permukiman Kumuh di Indonesia Naik Dua Kali Lipat

Kawasan permukiman kumuh secara nasional di Indonesia meluas dua kali lipat selama kurun waktu lima tahun terakhir seiring meningkatnya jumlah penduduk di perkotaan terutama Pulau Jawa.

Direktur Pengawasan Permukiman Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Didiet Arif Akhdiat di Palembang, Selasa (3/9/2019), mengatakan bahwa pada 2014 REI mencatat luas kawasan kumuh mencapai 38.000 hektare, bertambah menjadi 87.000 hektare pada 2019. Baca selengkapnya di sini

3. IBU KOTA NEGARA : Pemerintah Tawarkan Lahan kepada Konsumen, Begini Tanggapan REI

Pemerintah berencana menjual tanah secara langsung kepada konsumen yang berminat memiliki tempat tinggal di ibu kota negara yang baru.

Hal tersebut dikatakan oleh Presiden Joko Widodo saat menggelar pertemuan dengan para pemimpin media massa di Istana Negara, Selasa (3/9/2014). Baca selengkapnya di sini

4. IBU KOTA NEGARA : Ancar-Ancar Harga Lahan Rp2 Juta/M2, Ini Kata Ahli Perencanaan

Presiden Joko Widodo membuka peluang bagi masyarakat untuk membeli lahan di ibu kota negara yang baru. Bahkan, Presiden menyebut angka perkiraan Rp2 juta per meter harga tanah yang nantinya dijual.

Lantas, bagaimana tanggapan Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IA) berkaitan dengan kisaran harga jual tanah tersebut? Baca selengkapnya di sini

5. Bahan Baku Melimpah di Indonesia, Harga Baterai Mobil Listrik Bisa Lebih Murah

Indonesia harus memanfaatkan momentum pengembangan kendaraan listrik dengan segera melaksanakan pelarangan ekspor bijih nikel berkadar rendah.

Apalagi Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki deposit nikel terbesar di dunia, sehingga diharapkan mampu memproduksi baterai mobil listrik dengan harga terjangkau. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, tol cipularang, kecelakaan lalu lintas

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top