ASN Diminta Manfaatkan Lahan Terlantar

ASN juga diharapkan dapat menjadi panutan di dalam program Kalteng Berkah khususnya didalam pemanfaatan lahan pekarangan dengan mengembangkan budidaya tanaman sayuran seperti cabai, terong, kacang panjang dan lainnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Juli 2019  |  08:28 WIB

Bisnis.com, MUARA TEWEH--Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Nadalsyah mengajak para aparatur sipil negara memfasilitasi masyarakat setempat agar memanfaatkan lahan terlantar untuk budi daya tanaman pangan dan hortikultura, tanaman perkebunan atau budi daya peternakan.

"Masih banyak lahan yang tidur di daerah ini, sehingga saya berharap para ASN mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan untuk kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian warga," kata Nadalsyah di Muara Teweh, Senin (1/7/2019).

Menurut dia, ASN juga diharapkan dapat menjadi panutan di dalam program Kalteng Berkah khususnya didalam pemanfaatan lahan pekarangan dengan mengembangkan budidaya tanaman sayuran seperti cabai, terong, kacang panjang dan lainnya.

Apalagi, kata dia, sektor pertanian mempunyai peranan penting terutama sebagai penyedia pangan bagi kebutuhan rakyat atau masyarakat. Berkaitan dengan itu pemerintah terus berupaya untuk mewujudkan sawasembada pangan berkelanjutan yang menjadi salah satu misi di dalam pelaksanaan pembangunan pertanian di Barito Utara.

"Beberapa program telah digulirkan dalam rangka untuk pencapaian swasembada pangan tersebut, diantaranya melalui program Upaya Khusus padi, jagung dan kedelai [Upsus Pajale]," katanya.

Dia mengatakan, sejak dilaksanakannya program Upsus Pajale, produksi padi dan jagung di Kabupaten Barito Utara terus mengalami peningkatan. "Secara khusus produksi komoditas jagung kita saat ini telah menempatan Kabupaten Barito Utara sebagai daerah penghasil tertinggi di Kalteng," kata dia.

Terkait mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bupati Nadalsyah meminta kepada ASN untuk bisa ikut menyosialisasikan pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB) dan melakukan langkah-langkah penanggulangan kebakaran hutan dan lahan pada wilayah-wilayah yang rawan kebakaran.

Dia menambahkan, Kabupaten Barito Utara mengikuti pelaksanaan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA-KTNA) 2019 di Kotawaringin Timur yang dilaksanakan pada 7-15 juli 2019.

"Saya minta kepada Dinas Pertanian selaku leading sektor agar betul-betul dapat mempersiapkan segala sesuatunya sehingga dapat berjalan baik dan sukses," ujar Nadalsyah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
alih fungsi lahan, tanah terlantar

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top