Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Industri Elektronik Dapat Tumbuh Setelah 4 Tahun Melorot

Gabungan Pengusaha Elektronik menjelaskan industri elektronik akan bangkit dari titik nadir setelah melemah empat tahun berturut-turut.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 18 Februari 2019  |  19:42 WIB
Pengunjung melihat barang elektronik disalah satu toko elektronik di Makassar (Bisnis - Paulus Tandi Bone)
Pengunjung melihat barang elektronik disalah satu toko elektronik di Makassar (Bisnis - Paulus Tandi Bone)

Bisnis.com, JAKARTA — Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel) menjelaskan industri elektronik akan bangkit dari titik nadir setelah melemah empat tahun berturut-turut.

Perubahan perilaku konsumen dinilai mendorong penurunan konsumsi produk elektronik.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Gabel Ali Soebroto kepada Bisnis, Senin (18/02/2019).

Dia menjelaskan penurunan kinerja industri elektronik terjadi hingga 2017 dengan penurunan secara umum sebesar 10% per tahun.

Penurunan tersebut, menurut Ali, didorong oleh perubahan pola konsumsi masyarakat yang memengaruhi serapan produk elektronik.

Hal tersebut memengaruhi berbagai jenis produk elektronik dengan dampak yang beragam, produk kulkas misalnya mengalami penurunan permintaan yang lebih rendah dari produk elektronik secara umum.

"Penyebabnya prioritas konsumen belanja beralih ke rekreasi, untuk elektronika konsumen baru beli kalau yang dipakai [sudah] rusak," ujar Ali, Senin (18/02/2019).

Ali menyampaikan, pada 2019 pelaku indutsri elektronik dapat mengharapkan pertumbuhan penjualan berkisar 5%–10%. Meskipun begitu, distribusi penjualan produk elektronik menurutnya mungkin tidak akan merata.

Potensi pertumbuhan itu pun dinilai dapat didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, konsumsi rumah tangga pada 2018 tercatat sebesar 5,05%, meningkat dari 2017 sebesar 4,95%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gabel industri elektronik
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top