PP Urban Tawarkan Peluang Usaha Bagi Penghuni Apartemen

Selain menyediakan rumah yang terjangkau bagi masyarakat, PP Urban, anak usaha PT PP (Persero) Tbk, akan mengembangkan Urban Dishub Entrepreneurship Center untuk menunjang kehidupan ekonomi bagi para penghuni apartemen.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 14 Januari 2019  |  18:03 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Selain menyediakan rumah yang terjangkau bagi masyarakat, PP Urban, anak usaha PT PP (Persero) Tbk, akan mengembangkan Urban Dishub Entrepreneurship Center untuk menunjang kehidupan ekonomi bagi para penghuni apartemen.

Director of Realty PT PP Urban Budi Suanda mengatakan pengembang-pengembang seharusnya sudah tidak lagi sekadar berpikir untik menyediakan perumahan bagi masyarakat, tetapi harus berpikir lebih.

"Tidak hanya menyediakan rumah bagi masyarakat, pengembang perlu berpikir bagaimana bisa berkontribusi untuk memajukan perekonomian Indonesia," kata Budi kepada Bisnis, akhir pekan lalu.

Pihaknya melihat salah satu masalah penghuni apartemen adalah bank ability atau kemampuan membayar dan di sisi lain pengeluaran untuk tinggal di apartemen lumayan besar.

Budi menjelaskan PP Urban akan membuat konsep entrepreneurship center yang lebih mutakhir dengan memadukan gaya hidup milenial yang berbasis digital, konsep ekonomi global, dan konsep sharing economy.

Konsep ini dituangkan dalam bentuk aplikasi digital, yaitu U-Sharing yang mana hanya akan digunakan dalam lingkup apartemen-apartemen yang dikembangkan PP Urban.

"Aplikasi ini sifatnya eksklusif di suatu kawasan, di mana penghuni bisa menawarkan apa pun, baik barang atau pun jasa untuk penghuni lain. Kami menggunakan konsep penghuni bisa menjadi entrepreneur bagi penghuni lain, sehingga penghuni adalah pasar bagi mereka sendiri," kata dia.

PP Urban mencoba memanfaatkan pengeluaran penghuni agar ekonomi bisa meningkat dan bagaimana uang yang keluar di area apartemen bisa dimanfaatkan kembali oleh penghuni.

Ditambah lagi penghuni tidak perlu menyewa tempat, jadi biaya yang dikeluarkan menjadi lebih murah. Lanjutnya, tambahan laba atau pengurangan biaya ini akan menambah kemampuan penghuni membayar cicilan.

Jika penghuni sudah bisa mengembangkan usaha di lingkup apartemen, mereka bisa membuka usaha dengan lingkup yang lebih besar, setidaknya mereka sudah memiliki pengalaman dan kompetensi.

Dia menjelaskan kemampuan ekonomi yang meningkat akan mempengaruhi nature of living di apartemen, seperti tingkat kejahatan dan prostitusi pasti akan menurun karena para penghuni sudah pasti saling kenal.

Budi mengharapkan fasilitas yang diciptakan berbeda tersebut bisa meningkatkan kualitas hidup penghuni menjadi lebih baik dan bisa direspons baik oleh pasar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
prospek apartemen

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup