Subsidi Tol Laut 2019 Turun Drastis

Anggaran subsidi tol laut 2019 turun tajam 50% dengan alasan penghematan di tengah rencana penambahan trayek menjadi 21 pada tahun depan.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 01 Oktober 2018  |  01:32 WIB
Subsidi Tol Laut 2019 Turun Drastis
Ilustrasi - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA -- Anggaran subsidi tol laut 2019 turun tajam 50% dengan alasan penghematan di tengah rencana penambahan trayek menjadi 21 pada tahun depan.

Kasi Tramper dan Pelayaran Rakyat Subdit Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dalam Negeri Hasan Sadili menyebutkan anggaran subsidi tol laut tahun depan Rp224 miliar. Nilai ini hanya separuh dari alokasi subsidi tahun ini yang mencapai Rp447,6 miliar. 

Meskipun turun drastis, dia mengaku rencana perluasan trayek tol laut menjadi 21 tahun depan belum berubah. Kemenhub mengaku sejauh ini belum menetapkan penyesuaian pola subsidi atau operasi tol laut. 

"Ini masih kami exercise terus. Apakah subsidinya nanti tidak full setahun, itu pun masih kami pikirkan," ujarnya kepada Bisnis, baru-baru ini. 

Sejak program tol laut diluncurkan, subsidi program itu terus dinaikkan. Pada 2016, subsidi Rp218,9 miliar, lalu naik menjadi Rp355 miliar pada 2017. 

Kementerian Perhubungan merencanakan 21 trayek tol laut tahun depan. Tidak seperti tahun sebelumnya, jumlah kapal penghubung (feeder) akan lebih banyak ketimbang kapal utama. Armada di trayek utama direncanakan hanya 6 unit, sedangkan selebihnya kapal feeder.

Adapun hingga akhir tahun ini, Kemenhub akan mengoperasikan 19 trayek tol laut yang terdiri atas 13 kapal utama dan 6 kapal feeder. 

Kemenhub menghitung 58 pelabuhan telah disinggahi kapal tol laut sejauh ini. Kementerian itu memperkirakan jumlah pelabuhan yang disinggahi kapal tol laut mencapai 81.  
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kemenhub, Tol Laut

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top