Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masak sih! Kartel Pangan Ditaksir Rp11,34 triliun

Bisnis.com, JAKARTA - Pendataan Kadin Indonesia menyimpulkan potensi kartel dari 6 komoditas pangan strategis - daging sapi, daging ayam, gula, kedelai, jagung, beras - nilainya lumayan fantastis mencapai Rp11,34 triliun."Keseimbangan pangan nasional
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 17 Juli 2013  |  22:39 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pendataan Kadin Indonesia menyimpulkan potensi kartel dari 6 komoditas pangan strategis - daging sapi, daging ayam, gula, kedelai, jagung, beras - nilainya lumayan fantastis mencapai Rp11,34 triliun.

"Keseimbangan pangan nasional selama ini masih buruk. Buktinya, harga komoditas pangan itu masih tinggi. Hal itu terjadi, salah satunya disebabkan oleh kartel," kata Natsir Mansyur, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Pemberdayaan Daerah dan Bulog, Rabu (17/7/2013).

Dia mengungkap kebutuhan daging sapi mencapai 340.000 ton, nilai kartelnya diperkirakan mencapai Rp.340 miliar. Kebutuhan daging ayam mencapai 1,4 juta ton dengan potensi kartel, Rp.1,4 triliun. Untuk gula, kebutuhan mencapai 4,6 juta ton dengan potensi kartel, Rp.4,6 triliun.

Sementara untuk kedelai membutuhkan 1,6 juta ton dan potensi kartel, Rp.1,6 triliun, jagung butuh 2,2 juta ton dengan potensi kartel Rp.2,2 triliun dan kebutuhan impor beras mencapai 1,2 juta ton, potensi kartelnya diperkirakan, Rp.1,2 triliun.

Kenyataan itu, paparnya, sekaligus menunjukkan betapa masih lemahnya manajemen pangan nasional terutama aspek produksi, distribusi dan perdagangannya.

"Kementerian Perekonomian harus bisa merombak tata niaga pangan ke arah yang tepat dengan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat," tegasnya. (50/yus)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pangan natsir mansyur kadin indonesia
Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top