Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ditjen Pajak Klaim Sistem Coretax Sudah Membaik, Faktur dan SPT Aman, Benarkah?

Ditjen Pajak menyebut ada peningkatan kinerja sistem Coretax, seperti saat login penerbitan faktur pajak, hingga pembuatan bukti potong.
Coretax. / dok DJP
Coretax. / dok DJP

Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan atau Ditjen Pajak Kemenkeu mengklaim bahwa sistem Coretax sudah membaik dan mengalami peningkatan kinerja.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Dwi Astuti menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi dan pemantauan sistem inti perpajakan alias Coretax. Hasil terbaru, menurutnya, menunjukkan ada perbaikan kinerja Coretax.

"Coretax DJP telah mengalami peningkatan kinerja sistem, khususnya pada proses login, registrasi, penerbitan faktur pajak, pelaporan SPT, dan pembuatan bukti potong," tulis Dwi dalam keterangan resmi, Selasa (18/3/2025).

Menurutnya, peningkatan kinerja Coretax di antaranya terlihat dari penurunan signifikan waktu tunggu atau latensi di area layanan Coretax pada akhir Februari 2025.

Dwi menjabarkan bahwa latensi login atau masuk ke sistem Coretax pada awal Februari 2025 masih 4,1 detik. Namun, saat ini latensinya menjadi 0,012 detik atau 12 milidetik.

Lalu, latensi registrasi yang sebelumnya 5,8 detik saat ini menjadi 1,46 detik. Latensi pelaporan surat pemberitahuan tahunan (SPT) juga yang awalnya mencapai 29,28 detik saat ini turun menjadi 3,93 detik.

Dari sisi pembuatan bukti potong, latensi yang awalnya 16,6 detik, saat ini menurut Dwi telah menjadi 0,29 detik.

Ditjen Pajak menyampaikan bahwa wajib pajak dapat mengikuti petunjuk atau panduan terkait langkah-langkah penggunaan aplikasi Coretax DJP di laman resmi Ditjen Pajak. Lalu, apabila ada kendala, wajib pajak dapat menghubungi kantor pajak setempat atau Kring Pajak 1500 200.

Berikut link laman panduan penggunaan aplikasi Coretax DJP:

https://pajak.go.id/reformdjp/coretax/


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper