Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sri Mulyani Ungkap Peran Penting APBN Topang Ekonomi RI

Menkeu Sri Mulyani mengungkap peran penting APBN dalam menopang ekonomi nasional dan daerah. Apa saja?
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat acara Apresiasi Media Nagara Dana Rakca 2022 di Jakarta, Jumat (6/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat acara Apresiasi Media Nagara Dana Rakca 2022 di Jakarta, Jumat (6/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan peran penting APBN sebagai instrumen dalam menjaga gerak pertumbuhan ekonomi yang kini berada di tengah ketidakpastian global, termasuk memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi-fiskal daerah.

“APBN memerankan peran yang sangat penting. Dia tidak hanya menjadi instrumen negara untuk mencapai tujuan negara,” ujar Sri Mulyani saat Rapat Kerja (Raker) Kementerian Perdagangan (Kemendag) secara online, Selasa (20/2/2024).

Oleh karena itu, Sri Mulyani mengatakan APBN harus dikelola secara akuntabel, namun dia juga harus menjawab berbagai tantangan-tantangan dan guncangan ekonomi yang terjadi seperti waktu pandemi dan sekarang dalam kondisi geopolitical global dan juga dari sisi perlemahan ekonomi global

Program pembangunan yang diprioritaskan pada 2024 berfokus dalam menurunkan angka kemiskinan, pengangguran, memperbaiki persoalan indeks pembangunan manusia termasuk Nilai Tukar Petani (NTP).

Selain itu, dia mengatakan prioritas belanja utama APBN 2024 berhubungan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk pendidikan, perlindungan sosial, dan kesehatan.

“Kemudian, pembangunan infrastrukturyang terus akan mengedepankan konektivitas dan efisiensi, serta mengakselerasi mobilitas antar daerah antar pulau. Kita juga melihat bahwa pembangunan di bidang hukum dan pertahanan keamanan menjadi salah satu prioritas di dalam pembangunan kita selain IKN dan food security/ketahanan pangan,” ujar Sri Mulyani.

Menkeu juga mengungkapkan peranan APBN juga dapat berpengaruh terhadap pembangunan di daerah, dengan transfer dari APBN ke daerah dapat mendukung kinerja dan kerja pemerintah sekaligus perekonomian setempat.

Transfer ke daerah terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dana bagi hasil, dana desa, dan transfer keuangan lainnya yang nilai nominalnya terus meningkat dari tahun 2014.

Menurutnya, daerah mempunyai peranan penting dalam meningkatkan pelayanan masyarakat serta menciptakan iklim investasi sehingga mampu untuk mendorong perekonomian masing-masing.

“Transfer ke daerah tentu juga diharapkan sinkron dan konsisten dengan kebijakan nasional, sehingga dampak dari APBN dan APBD menjadi jauh lebih meningkat apabila allignment dan sinkronisasi dari strategi belanja dan pengelolaan APBN dan APBD terjadi,” lanjut ujarnya.

Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa Indonesia masih bisa menjaga perekonomiannya yang kini berada di tengah ketidakpastian global.

“Dalam situasi ketidakpastian global tersebut, Indonesia masih tetap mampu menjaga perekonomiannya. Ekonomi Indonesia masih tumbuh di sekitar 5% selama 8 kuartal berturut-turut, di mana pertumbuhan ini juga terjadi merata di seluruh wilayah,” ujar Sri Mulyani. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Nilai Tukar Petani (NTP) Nasional Januari 2024 mengalami kenaikan sebesar 0,43% atau 118,27 dari bulan sebelumnya, yakni 117,77 pada bulan Desember 2023.

Kenaikan NTP ini disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (IT) mengalami kenaikan sebesar 0,69% lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani (IB) sebesar 0,26%. (Ahmadi Yahya)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper