Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Produksi Minyak Turun, Menteri ESDM Pesan Ini ke SKK Migas

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyebut realisasi produksi dan lifting migas saat ini masih di bawah target sehingga berdampak cukup berat terhadap APBN.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  18:35 WIB
Produksi Minyak Turun, Menteri ESDM Pesan Ini ke SKK Migas
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melantik dan mengukuhkan Kepala dan Pimpinan Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), serta melantik Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, Senin (5/12/2022) - YouTube Kementerian ESDM
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif meminta SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terus berupaya untuk meningkatkan produksi migas nasional.

Arifin berharap SKK Migas bersama KKKS dapat melakukan pengeboran sumur pengembangan, kegiatan workover dan well service secara masif, serta melakukan berbagai upaya dan terobosan agar produksi migas dapat mencapai target APBN atau bahkan melebihi target.

“Meski kita dihadapkan pada penurunan produksi, saya minta produksi yang sekarang dijaga, kurangi shutdown-shutdown yang tidak direncanakan," pinta Arifin dalam sambutannya usai melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ESDM dan Pimpinan di lingkungan SKK Migas di Gedung Chairul Saleh Kementerian ESDM, Senin (5/12/2022).

Dia memaparkan, realisasi produksi dan lifting migas saat ini masih di bawah target sehingga berdampak cukup berat terhadap APBN. Produksi minyak saat ini kurang lebih 612 Mbopd dibawah target APBN 703 Mbopd, sedangkan untuk produksi gas dapat melewati target dalam APBN, yaitu sekitar 6.687 MMscfd melebihi dari target 5.797 MMsfcd.

Lebih lanjut, Arifin menuturkan, target produksi minyak 1 juta barel per hari dan target produksi gas sebesar 12 bscfd pada 2023 harus segera dikejar dengan cepat sehingga impor dapat dikurangi dan pemerintah memiliki ruang pembiayaan energi baru terbarukan (EBT), juga pembangunan lain yang jadi prioritas utama. 

Dia juga menyebut, kondisi negara saat ini mengharuskan seluruh jajaran SKK Migas mempunyai sense of crisis.

“Kepada seluruh pimpinan dan pegawai SKK Migas untuk memiliki integritas agar dapat memberi sumbangsih yang nyata dan optimal kepada bangsa dan negara dalam situasi dan kondisi saat ini seluruh jajaran perlu memiliki sense of crisis,” pungkas Arifin. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skk migas lifting migas produksi migas
Editor : Denis Riantiza Meilanova
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top