Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Luhut Berharap Xi Jinping Hadiri Peresmian Kereta Cepat Juni 2023

Luhut Pandjaitan melaporkan progres terkini proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke Presiden Jokowi dan Presiden China Xi Jinping.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 16 November 2022  |  18:26 WIB
Luhut Berharap Xi Jinping Hadiri Peresmian Kereta Cepat Juni 2023
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden China Xi Jinping saat menyaksikan uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung secara virtual dari Bali pada Rabu (16/11 - 2022) / Tangkapan layar Youtube Setpres RI.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, berharap Presiden China Xi Jinping dapat menghadiri langsung peresmian operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung pada pertengahan tahun depan.

Luhut menegaskan bahwa proyek patungan antara Indonesia dan China itu akan mulai beroperasi pada Juni 2023. Hal itu disampaikannya di depan Presiden Xi Jinping dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertemuan bilateral usai KTT G20 di Bali, Rabu (16/11/2022).

"Kami berharap Presiden Xi Jinping bisa menghadiri peresmian operasional Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung pada pertengahan tahun depan bersama Presiden Joko Widodo," kata Luhut yang juga menjabat sebagia Ketua Komite Kereta Cepat.

Dia mengatakan saat ini Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut telah berjalan 80,40 persen. Koordinasi dengan National Development and Reform Commission China, imbuhnya, terus dilakukan untuk memastikan penyelesaian proyek tepat waktu.

Seperti diketahui, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung molor dari target awal operasi yakni sekitar 2019. Sejumlah faktor mulai dari pandemi Covid-19 sampai dengan tantangan konstruksi menyebabkan proyek molor hingga 2023.

Luhut juga menegaskan komitmen pemerintah Indonesia, yang memiliki 60 persen saham dari PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), untuk memberikan dukungan penuh dalam penyelesaian proyek.

"Saya dan Menteri He Lifeng dari NDRC [National Development and Reform Commission] terus berkoordinasi dengan baik untuk memastikan penyelesaian proyek ini pada pertengahan tahun depan. Ini harus jadi dan tidak boleh mundur. Itu tekad saya pribadi untuk menyelesaikan [proyek] ini," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xi jinping Luhut Pandjaitan Kereta Cepat proyek kereta cepat jakarta-bandung Jokowi
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top