Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sri Mulyani Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV/2022 Moderat, Kenapa?

Menkeu Sri Mulyani meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2022 bakal moderat. Ini alasannya.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 09 November 2022  |  09:45 WIB
Sri Mulyani Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV/2022 Moderat, Kenapa?
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kompleks Parlemen, Rabu (31/8/2022). - Bisnis/Wibi Pangestu Pratama
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2022 akan moderat. Namun, target pertumbuhan ekonomi tahun ini tetap dijaga di level 5,3 persen (year-on-year/yoy).

Dia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal III/2022 yang mencapai 5,72 persen menunjukkan kondisi pemulihan yang baik. Capaian itu terus tumbuh dari kinerja kuartal pertama dan kedua tahun ini.

Meskipun begitu, dia berpandangan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2022 akan lebih moderat. Alasannya, Sri Mulyani menilai fenomena pent-up demand setelah relaksasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuat basis ekonomi kuartal IV/2021 cukup tinggi.

“Pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2022 diperkirakan akan sedikit mengalami moderasi, terutama mempertimbangkan siklus perekonomian yang biasanya melambat pada akhir tahun serta high base-effect pada kuartal IV/2021,” ujar Sri Mulyani pada Rabu (9/11/2022).

Pada kuartal IV/2021, pertumbuhan ekonomi berada di 5,01 persen (year-on-year/YoY) atau 1,06 persen (quarter-to-quarter/QtQ). Capaian itu bukan merupakan yang tertinggi pada tahun lalu, tetapi menjadi titik awal kembalinya tren pertumbuhan di kisaran 5 persen.

Sri Mulyani pun menyebut bahwa secara keseluruhan tahun 2022, Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,0 persen—5,3 persen.

“Jadi kalau pemerintah optimistis, itu karena memang ada landasan objektifnya, yakni berbagai indikator ekonomi makro yang terus menguat, implementasi berbagai kebijakan yang cukup efektif untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, pengelolaan APBN yang pruden,” kata Menkeu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani pertumbuhan ekonomi indonesia PPKM
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top