Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kemenhub dan KNKT Investigasi Penyebab Tabrakan 2 Kereta di Lampung

Kemenhub bersama KNKT akan menyelidiki penyebab tabrakan 2 kereta di Stasiun Rengas, Lampung pada Senin (7/11/2022).
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 07 November 2022  |  17:51 WIB
Kemenhub dan KNKT Investigasi Penyebab Tabrakan 2 Kereta di Lampung
Petugas gabungan tengah menangani dampak kecelakaan dua Kereta Api Batu Bara Rangkaian Panjang atau Babaranjang yang mengalami tabrakan di Stasiun Rengas, Lampung, Senin (7/11/2022) - Dok. Ditjen Perkeretaapian.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan invetigasi penyebab tabrakan Kereta Api Batu Bara Rangkaian Panjang atau Babaranjang di Stasiun Rengas, Lampung pada Senin (7/11/2022). 

Kemenhub juga melaporkan bahwa masinis dan asisten masinis Kereta Api Batu Bara Rangkaian Panjang atau Babaranjang yang mengalami tabrakan hari ini telah dilarikan ke rumah sakit bersama dengan dua teknisi yang mengalami korban luka-luka. 

Masinis dan asisten masinis yang mengalami luka-luka imbas kecelakaan tersebut berada di KA Babarangan No.Plb 3056 A yang melaju dari arah Stasiun Teginengneng. 

Adapun, masinis dan asisten masini dari KA Babaranjang No.Plb 3031 A yang berasal dari arah berlawanan yakni Stasiun Bekri, berhasil menyelamatkan diri dari kejadian tersebut. 

Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Edi Nursalam, menyatakan saat ini Direktorat Keselamatan Perkeretaapian maupun Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) tengah mendalami penyebab kecelakaan KA tersebut dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Kami mengapresiasi langkah PT KAI melalui Divre IV Tanjungkarang yang langsung melakukan penyesuaian perjalanan kereta api guna memastikan proses evakuasi dan investigasi dapat berjalan dengan optimal," kata Edi melalui siaran pers, Senin (7/11/2022).

Edi menyampaikan bahwa masinis KA 3031A sudah berupaya untuk memberikan isyarat tanda bahaya melalui pemberian semboyan 39 saat melihat KA 3056A memasuki jalur 1 Stasiun Rengas. 

Untuk penanganan pascakecelakaan, Kemenhub bekerja sama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna melakukan penanganan dan investigasi untuk menindaklanjuti laporan terkait. 

"Sesuai informasi terakhir yang kami dapat dari lapangan, kecelakaan ini melibatkan KA 3056A Babaranjang (BBR) tanpa muatan (kosongan) dengan lokomotif CC 205 2120/1316 yang melaju cepat dari arah Tanjungkarang ke arah Jalur 1 sehingga menabrak KA 3031A yang sedang berhenti di Jalur 1 Emplasemen Stasiun Rengas," jelas Edi.

Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah jadwal perjalanan kereta terganggu. Contohnya, perjalanan kereta api keberangkatan dari dan menuju Stasiun Tanjungkarang ataupun Stasiun Baturaja, dibatalkan.

Untuk itu, pembatalan tiket dapat dilakukan di loket stasiun sampai dengan H+3 dari jadwal yang tertera di tiket. Sementara itu, refund dana atau pengembalian dana yakni sebesar 100 persen di luar biaya pesan. 

"Kami pun memberikan kesempatan kepada penumpang yang akan membatalkan perjalanan dan pengembalian bea 100 persen," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang Jaka Jarkasih.

KAI Divre 4 kini melaporkan penanganan rangkaian kereta yang terlibat kecelakaan telah diselesaikan. Dengan demikian, operasional kereta bisa segera berlanjut.

"Alhamdulillah. Jam 14.30 selesai evakuasi, jalur sudah bisa dilewati KA dan saat ini dilakukan proses normalisasi," ujar Jaka kepada Bisnis secara terpisah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecelakaan kereta api Kemenhub pt kai knkt kereta api
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top