Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia Sudah Bangkit dari Pandemi, Ini Buktinya!

Sri Mulyani mengatakan negara G20 dan Asean-6 yang level PDB riil-nya lebih tinggi dari Indonesia hanya China dan Vietnam.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 26 September 2022  |  20:51 WIB
Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia Sudah Bangkit dari Pandemi, Ini Buktinya!
Tangkapan layar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (26/9/2022). - Youtube Kementerian Keuangan RI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa kondisi perekonomian indonesia saat ini telah kembali ke level sebelum terjadinya pandemi Covid-19.

Hal ini tercermin dari level produk domestik bruto (PDB) riil yang tercatat pada level 7,1 persen pada semester I/2022.

“Indonesia sampai dengan semester I/2022 level PDB-nya sudah 7,1 persen, di atas level sebelum terjadinya pandemi. Ini berarti kita sudah pulih dari pandemi dari sisi level size ekonomi,” katanya dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (26/9/2022).

Sri Mulyani mengatakan negara G20 dan Asean-6 yang level PDB riil-nya lebih tinggi dari Indonesia hanya China dan Vietnam.

“Negara yang lain masih relatif pulih tapi masih pada level yang sama atau sedikit lebih baik dari kondisi prapendemi. Bahkan, negara seperti Meksiko, Thailand, dan Jepang PDB level-nya saat ini masih berada di bawah level sebelum pandemi terjadi,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2022 melanjutkan tren yang menguat mencapai 5,44 persen secara tahunan.

Sri Mulyani mengatakan kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan dengan banyak negara lainnya. Hampir semua negara mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi secara ekstrem pada kuartal II/2022 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, seperti China dan Jerman.

Perlambatan pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara diperkirakan akan terus berlanjut bahkan hingga akhir tahun.

“Di berbagai negara pertumbuhan ekonomi diperkirakan semakin dalam di kuartal III dan kuartal IV, sehingga prediksi pertumbuhan ekonomi tahun ini dan tahun depan termasuk kemungkinan terjadi resesi mulai muncul,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi sri mulyani Covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top