Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Menjaga Laju Tarif Bus AKAP Biar Tidak Ngeblong usai BBM Naik

Kemenhub perlu segera menjaga laju tarif bus AKAP usai harga BBM naik agar tidak terjadi lonjakan yang terlalu tinggi dan memberatkan penumpang.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 06 September 2022  |  14:01 WIB
Menjaga Laju Tarif Bus AKAP Biar Tidak Ngeblong usai BBM Naik
Calon penumpang berjalan menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di area pemberangkatan terminal Pulo Gebang, Jakarta, Selasa (21/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

"[Tarif nonekonomi] sesuai mekanisme pasar dan kesepakatan juga. Per hari ini ada yang sudah mulai menaikkan, silahkan," terangnya.

Di sisi lain, Kemenhub selaku regulator sudah mempersiapkan upaya untuk mengendalikan gejolak penaikan harga yang sudah dilakukan operator bus AKAP.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan mengumumkan penyesuaian tarif bus AKAP untuk penumpang kelas ekonomi dalam waktu dekat. Penyesuaian dilakukan menyusul biaya operasi yang semakin tinggi akibat penaikan harga solar subsidi.

Namun, dia akan mengkaji terlebih dahulu sebelum menetapkan besaran tarif baru kelas ekonomi.

"Besaran tarif akan ditentukan oleh kajian yang tengah kami lakukan, dan hasilnya akan kami sampaikan dalam waktu dekat," katanya, dikutip Selasa (6/9/2022).

Selain AKAP, Budi Karya dan jajaran Kemenhub akan segera melakukan penyesuaian terhadap tarif angkutan seperti ojek online, dan moda lainnya seperti laut, udara, dan kereta api kendati dinilai tidak terlalu terdampak oleh penaikan harga solar, pertalite, dan pertamax.

Halaman:
  1. 1
  2. 2
  3. 3

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bus akap Harga BBM BBM Kemenhub lorena eka sari lorena PO Sumber Alam organda
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top