Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 41 Dibuka, Simak Tips Lolosnya!

Pendaftaran program Kartu Prakerja Gelombang 41 telah dibuka pada Minggu (14/8/2022). Simak tips lolos program Kartu Prakerja Gelombang 41.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 15 Agustus 2022  |  09:56 WIB
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 41 Dibuka, Simak Tips Lolosnya!
Tampilan situs resmi Kartu Prakerja www.prakerja.go.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -  Pendaftaran program Kartu Prakerja Gelombang 41 telah dibuka pada Minggu (14/8/2022). Pengumuman pembukaan gelombang disampaikan langsung oleh PMO Kartu Prakerja melalui akun Instagram resmi @prakerja.go.id.

"Kesempatan Gabung Gelombang 41 udah dibuka nih Sob! Buat yang dari kemarin terus nanyain, manfaatkan kesempatan ini ya jangan sampai kelewatan waktunya!," tulis @prakerja.go.id melalui akun Instagram, dikutip Senin (15/8/2022).

Peserta yang nantinya lolos program Kartu Prakerja akan mendapatkan pelatihan  online dan bantuan sosial (bansos) sebanyak Rp3,35 juta dengan rincian biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif Rp2,4 juta dan insentif survei Rp150.000.

Untuk Anda yang sudah mendaftar sebelumnya, Anda bisa langsung klik "Gabung Gelombang" untuk mendaftar gelombang 41.

"Sobat Kartu Prakerja yang belum mendaftar, segera lakukan pendaftaran di website prakerja.go.id supaya bisa segera gabung di gelombang kali ini!," ujarnya.

Lantas bagaimana agar calon peserta lolos pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 41? Simak tips berikut.

Tips Lolos Program Kartu Prakerja Gelombang 41

1. Lengkapi semua syarat yang diminta

Program Kartu Prakerja terbuka bagi semua Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Kendati demikian, Pejabat negara, pimpinan dan anggota DPRD, ASN, TNI, Polri, kepala desa dan perangkat desa, serta direksi, komisaris dan dewan pengawas pada BUMN atau BUMD tidak diperkenankan mendaftar program ini.

Syarat lain yang harus dipenuhi yaitu calon peserta tidak terdaftar sebagai penerima bantuan dari pemerintah, misalnya Bantuan Sosial Kementerian Sosial (DTKS), penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU), Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau penerima Kartu Prakerja gelombang sebelumnya.

Selain itu, dalam 1 Kartu Keluarga (KK) hanya diizinkan maksimal 2 Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang menjadi penerima Kartu Prakerja.

2. Pastikan email dan nomor handphone yang digunakan untuk mendaftar masih aktif

Saat melakukan pendaftaran, pastikan email dan nomor handphone yang digunakan masih aktif. Ini lantaran verifikasi akun dan informasi mengenai Kartu Prakerja akan disampaikan melalui email dan SMS.

3. Data yang dimasukkan saat mendaftar harus sesuai dengan data Dukcapil

Pastikan data yang dimasukkan ketika mendaftar sesuai dengan data Dukcapil. Jika data tak sesuai, calon peserta bisa menghubungi Dukcapil melalui telepon 1500537, Whatsapp/SMS 08118005373, email ke [email protected], atau kunjungi kantor Dukcapil terdekat guna melakukan pengecekan lebih lanjut.

4. Unggah foto KTP dengan jelas

Gunakan kamera handphone saat hendak mengunggah foto KTP, bukan mengambilnya dari galeri. Apabila pendaftaran dilakukan melalui komputer, maka lanjutkan proses pendaftaran melalui browser handphone calon peserta.

5. Pastikan wajah terlihat jelas saat verifikasi foto wajah

Agar sukses dalam tahap ini, pastikan agar wajah terlihat jelas dengan pencahayaan yang cukup saat mengambil swafoto dengan kamera handphone. Juga, hindari penggunaan aksesori seperti topi, kacamata, masker, KTP dan barang lainnya. Terakhir, izinkan situs perambah untuk mengetahui lokasi Anda.

Selamat mencoba!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kartu prakerja Pendaftaran Kartu Prakerja tips
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top