Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kompak dengan Sri Mulyani dan Bos BI, Airlangga: Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen di Kuartal II/2022

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksi ekonomi RI bakal tumbuh 5 persen di kuartal II/2022.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 02 Agustus 2022  |  14:26 WIB
Kompak dengan Sri Mulyani dan Bos BI, Airlangga: Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen di Kuartal II/2022
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan pemaparan dalam webinar Mid Year Economic Outlook 2022: Prospek Pemulihan Ekonomi Indonesia di Tengah Perubahanan Geopolitik Pascapandemi di Jakarta, Selasa (2/8/2022). Bisnis - Suselo Jati
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mempredksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tahun ini diperkirakan mencapai level 5 persen. Ramalan tersebut senada dengan prediksi Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

“Sampai dengan akhir tahun kami masih optimistis, [pertumbuhan ekonomi] kuartal II/2022 juga diperkirakan 5 persen,” katanya dalam Webinar Bisnis Indonesia Mid-Year Economic Outlook 2022: Prospek Pemulihan Ekonomi Indonesia di Tengah Perubahanan Geopolitik Pascapandemi, Selasa (2/8/2022).

Untuk keseluruhan tahun 2022, dia memperkirakan perekonomian domestik masih akan tumbuh pada kisaran 5 hingga 5,2 persen.

Meski demikian, Airlangga mengatakan ada syarat yang harus dipenuhi untuk mencapai pertumbuhan PDB hingga 5,2 persen hingga akhir tahun ini. 

“Kalau bisa dijaga [pertumbuhan ekonomi] di kuartal III/2022, maka angka 5–5,2 persen di akhir tahun ini bisa kita capai,” jelasnya.

Perkiraan tersebut. kata dia, tercermin dari indikator ekonomi Indonesia yang masih menguat hingga kuartal II/2022, misalnya pada Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih berada pada zona optimistis sebesar 128,2 pada Juni 2022.

Sejalan dengan itu, PMI Manufaktur Indonesia meningkat ke level 51,3 pada Juli 2022.

“Pertumbuhan impor positif, juga kredit modal kerja yang tumbuh 7,68 persen, kredit investasi 5,59 persen dan dana pihak ketiga masih diatas 10 persen, sehingga perbankan masih sehat,” jelasnya,

Airlangga menambahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pun akan berlanjut menguat dan mencapai kisaran pertumbuhan 5,3 hingga 5,9 persen pada 2023.

Sebelumnya, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2022 berada di atas 5 persen atau lebih tinggi dari kuartal I/2022 yakni 5,01 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Ramalan pertumbuhan ekonomi tersebut disampaikan Sri Mulyani dan Perry dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK III Tahun 2022 yang dipantau secara virtual pada Senin (1/8/2022).

Sri Mulyani menilai, outlook gross domestic product (GDP) kuartal II/2022 masih positif lantaran konsumsi tercatat sangat kuat. Oleh karena itu, menurut dia, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2022 akan meningkat dari kuartal I/2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airlangga hartarto sri mulyani perry warjiyo pertumbuhan ekonomi indonesia
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top