Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Belanja Penanganan Covid-19 Kemenkes hingga Polri Turun di Februari 2022, Tanda-Tanda Pandemi Usai?

Realisasi belanja barang pada Februari 2022 mengalami penurunan, lantaran belanja barang penanganan Covid-19 menurun.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 29 Maret 2022  |  13:53 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam konferensi pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam konferensi pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan, realisasi belanja barang pada Februari 2022 lebih rendah jika dibandingkan dengan 2021.

Realisasi belanja barang pada Februari mengalami penurunan, yakni mencapai Rp14 triliun dibandingkan periode yang sama 2021, dimana realisasi belanja barang mencapai lebih dari Rp18 triliun.

Sri Mulyani memaparkan, realisasi pengadaan vaksin di 2021 mencapai Rp3,6 triliun, sehingga kebutuhan vaksin pada awal 2022 sudah mencukupi.

Selain itu, jumlah pasien Covid-19 yang perlu dirawat terkendali, sehingga kebutuhan belanja BLU RS Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertahanan dan Polri lebih rendah.

"Jadi Januari dan Februari tahun lalu kita membelanjakan sangat banyak untuk Covid yaitu vaksin dan juga untuk membayar pasien. Itu Rp4,6 triliun sendiri. Tahun ini, kita tidak mengeluarkan untuk hal yang sama hanya Rp0,4 triliun atau Rp400 miliar," ungkap Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA, dikutip Selasa (29/3/2022).

Untuk belanja barang non-Covid pada periode ini, Kemenkeu mencatat nilainya mencapai Rp13,6 triliun, sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di 2021 yakni Rp13,5 triliun.

Belanja barang ini diantaranya dibelanjakan oleh Kemendikbud sebesar Rp500 miliar untuk penunjang kegiatan di Kemendikbud yang meningkat, seperti bantuan beasiswa dosen.

Kemudian, belanja barang Kemenkes sebesar Rp300 miliar, lebih rendah jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp4,4 triliun.

Lebih lanjut, realisasi belanja Kemhan mencapai Rp1,7 triliun, POLRI Rp2,0 triliun dan Kemenkeu Rp1,8 triliun.

Penurunan yang terjadi pada Kemenkes, Kemhan dan Polri, menurut Sri Mulyani, disebabkan oleh belanja kesehatan di rumah sakit Kemenkes, Kemhan dan Polri yang menurun.

Sementara itu, kinerja belanja barang Kemenkeu tumbuh positif lantaran digunakan untuk belanja operasional pemungutan pajak dan BLU, terutama dibidang kelapa sawit.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani belanja barang
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top