Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Primaduta Award 2021: EFC, Importir yang Sukseskan Kopiko di Filipina

EFC dan Mayora memperkenalkan Kopiko sebagai akronim dari “Kopi Ako” yang dapat diartikan sebagai “Kopi Saya”.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 26 Oktober 2021  |  16:00 WIB
Foto: dok. EFC
Foto: dok. EFC

Bisnis.com, JAKARTA - Ecossential Foods Corporation (EFC) menjadi perusahaan di balik suksesnya produk Kopiko yang diproduksi PT Mayora Indah Tbk. menjadi permen kopi nomor wahid di Filipina.

EFC, yang didirikan pada 2006 dan merupakan salah satu anak perusahaan dari TAO Corporation—komunitas perusahaan yang berfokus terhadap kegiatan jasa rantai pasokan yang dibentuk sejak 1995 dan diresmikan sebagai perusahaan induk sejak 2003—mulai menjadi distributor eksklusif di Filipina untuk produk Kopiko Coffee, Kopiko Candy, dan Energen pada 2011.

Dalam rangka mempromosikan produk Kopiko di Filipina, EFC dan Mayora memperkenalkan Kopiko sebagai akronim dari “Kopi Ako” yang dapat diartikan sebagai “Kopi Saya”. Langkah ini menjadikan produk Kopiko sangat mudah diingat oleh masyarakat dengan kualitas produk dan harga yang dapat dijangkau semua lapisan masyarakat.

Alhasil produk Kopiko menjadi produk permen kopi nomor satu di Filipina. Bahkan, kisah kesuksesan tersebut menjadi contoh bagi banyak pengusaha kecil.

“Beberapa sekolah menjadikan kisah Kopiko sebagai studi kasus agar dapat dipelajari dan memotivasi merek yang relatif kecil namun mampu mengalahkan merek besar di Filipina,” demikian keterangan resmi EFC.

Hingga saat ini, EFC telah mengimpor berbagai macam produk dari Indonesia dengan rata-rata nilai total transaksi mencapai US$600 juta per tahun. Pembelian EFC pada 2019 mencapai Rp7,85 trilliun dan pada 2020 mencapai Rp6,59 trilliun.

Pandemi Covid-19 yang melanda sejak awal 2020 memang diakui EFC sebagi salah satu tantangan utama untuk memacu kinerja impor dari Indonesia. Selain itu, tantangan lainnya adalah jaringan distribusi dan logistik serta pesaing yang dihadapi memiliki sumber pendanaan dan sumber daya yang lebih besar.

Namun, EFC tetap optimistis untuk memacu kinerja impornya dengan menawarkan hal-hal yang lebih kreatif dan inovatif sehingga dapat bersaing di pasar Filipina. Perusahaan pun fokus pada promosi di pasar lokal dan selalu memiliki inisiasi untuk menawarkan produk dengan harga yang lebih terjangkau dan kualitas terbaik kepada konsumen.

“EFC selalu berinovasi untuk meningkatkan operasional yang mereka laksanakan dalam hal pemenuhan pasar, strategi pasar, dan program distribusi untuk memastikan produk yang dimiliki tetap dapat bersaing dan relevan terhadap perubahan pasar ritel.”

Di samping itu, EFC juga merupakan salah satu perusahaan Filipina yang secara rutin berpartisipasi pada kegiatan Trade Expo Indonesia dengan tujuan untuk membuka peluang kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Indonesia lainnya.

Gambar: Logo Produk

Perusahaan pada saat ini berencana untuk melakukan promosi terhadap produk “Bimoli” yang mulai masuk ke Filipina. Selain itu, Ecossential Foods Corp juga berencana untuk membeli beberapa produk makanan dan minuman lain dari Indonesia seperti Nutri-C.

“Pasar Filipina dan Indonesia memiliki banyak kesamaan. EFC menilai bahwa produk Indonesia memiliki cita rasa yang sesuai dengan masyarakat Filipina. Menurut EFC, produk Indonesia juga memiliki kualitas yang baik dan sangat inovatif.”

EFC juga berencana terus meningkatkan kualitas produk Kopiko dan bekerjasama dengan Mayora dalam memenuhi kebutuhan konsumen di Filipina dengan memberikan harga yang terjangkau agar dapat menjangkau setiap warga di Filipina. 

“Untuk saat ini, EFC sedang berdiskusi dan berkolaborasi dengan Mayora untuk menyusun rencana baru dalam mengembangkan bisnis di Filipina,” demikian keterangan resmi EFC.

Dengan loyalitas yang ditunjukkannya, EFC tercatat sebagai salah satu penerima Penghargaan Primaduta (Primaduta Award) tahun 2021. Penghargaan Primaduta merupakan salah satu wujud apresiasi Pemerintah Indonesia yang disampaikan oleh Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) kepada para pembeli mancanegara atas dukungan dan loyalitasnya, secara berkesinambungan membeli produk Indonesia, dan memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan ekspor nasional.

Penghargaan ini diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan setiap tahun. Primaduta Award tahun 2021 memasuki tahun penyelenggaraan yang ketujuh sejak pertama kali dilaksanakan pada 2014. Pada 2020, kegiatan tersebut tidak dapat dilaksanakan karena terkendala pandemi Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor impor djpen kemendag Primaduta Award
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top