Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hitachi ABB Power Grids Luncurkan EconiQ Ramah Lingkungan

Kehadiran EconiQ turut memperkuat komitmen perusahaan sebagai penyedia teknologi global yang menjadi pemimpin pasar terhadap keberlangsungan energi karbon netral di masa mendatang
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 30 April 2021  |  12:19 WIB
Lingkungan Asri Nan Indah. - Istimewa
Lingkungan Asri Nan Indah. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Hitachi ABB Power Grids meluncurkan EconiQ dengan portofolio lengkap yang terbukti mampu menunjukkan kinerja terbaik. Mulai dari spesifikasi produk, performa layanan, solusi bagi peningkatan kebutuhan dan juga investasi jangka panjang terhadap minimnya dampak lingkungan.

Kehadiran EconiQ turut memperkuat komitmen perusahaan sebagai penyedia teknologi global yang menjadi pemimpin pasar terhadap keberlangsungan energi karbon netral di masa mendatang.

Hitachi ABB Power Grids telah menjadi pelopor dari banyak terobosan teknologi dunia dalam bidang transmisi dan distribusi energi. Sejak 2010, Hitachi ABB Power Grids telah menjadi mitra pilihan dan secara berdampingan dengan pelanggan berusaha mewujudkan percepatan transisi energi, di antaranya penerapan teknologi tegangan tinggi yang ramah lingkungan.

Secara konsisten, perusahaan juga berinvestasi dalam mengatasi permasalahan yang dialami mitra dan juga pelanggan akan kebutuhan penerapan solusi eco-efisien yang terus meningkat.

Hal ini terkait erat dengan tujuan dekarbonisasi global serta peningkatan konsumsi listrik dunia yang telah diprediksi tim analis ahli perusahaan akan melonjak lebih dari dua kali lipat dari 20 persen (saat ini) menjadi lebih dari 40 persen dari total permintaan energi pada 2050.

"Bersama dengan pelanggan dan para mitra, kami berupaya keras menciptakan solusi inovatif untuk mempercepat transisi menuju masa depan bagi energi yang berkelanjutan. Sekarang, lebih dari sebelumnya, teknologi perintis seperti portofolio eco-efisien EconiQ diperlukan untuk mempercepat transisi energi menuju sistem energi karbon netral,” ujar Claudio Facchin, CEO Hitachi ABB Power Grids, dalam keterangan tertulis, Jumat (30/4/2021).

Portofolio EconiQ Hitachi ABB Power Grids juga berorientasi pada inovasi desain peralatan teknologi tegangan tinggi yang mendukung penuh kinerja yang lebih unggul dibandingkan solusi konvensional. Upaya ini berkaitan meminimalisir dampak lingkungan dengan penggunaan gas isolasi alternatif yakni sulfur hexaflouride (SF6).

Dengan tidak menggunakan SF6, portofolio tegangan tinggi EconiQ bisa menggantikan bisnis produk AirPlus dan telah terbukti lebih dari setengah emisi setara CO2 di seluruh total siklus hidup.

EconiQ adalah portofolio eco-efisien, baik dari aspek produk, layanan, maupun solusi terbukti memberikan kinerja terbaik terhadap lingkungan. Di garis depan inovasi berkelanjutan, inisiatif dan peran Hitachi ABB Power Grids bertujuan untuk mendukung kebaikan bagi masa depan energi dan juga masyarakat yang berkelanjutan.

Ke depan, perusahaan akan terus berinovasi untuk mengembangkan platform digital dan energi. Tidak dapat dielakkan lagi, transisi energi adalah kuncinya, karena listrik menjadi tulang punggung seluruh sistem energi.

“Kami menciptakan dan mengimplementasikan teknologi menarik, yang membawa kita lebih dekat ke masa depan dengan dampak karbon netral dan itu akan membawa nilai yang luar biasa bagi masyarakat yang berkelanjutan. Karena kami yakin ini menjadi solusi terdepan atas perubahan iklim yang ekstrim serta industri yang dengan cepat akan mengkonversi ke arah elektrifikasi.,” ungkap Facchin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi ramah lingkungan teknologi hijau
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top