Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Perkembangan Terbaru Evakuasi Pesawat Batik Air di Jambi

Pesawat Batik Air dengan tipe Airbus 320-200 registrasi PK-LUT, saat ini sudah berada di landas parkir (apron) Bandar Udara Sultan Thaha, Jambi (DJB).
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 07 Maret 2021  |  09:21 WIB
Aktifitas penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (26/2/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone
Aktifitas penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (26/2/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Pemindahan posisi pesawat Batik Air dengan kode penerbangan ID-6803 di landas pacu Bandar Udara Sultan Thaha, Jambi (DJB) berhasil dilakukan dengan aman sesuai prosedur (Airbus Technical Recommendations).

Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, saat ini Airbus 320-200 registrasi PK-LUT sudah berada di landas parkir (apron).

Dia mengatakan, pada hari ini (7/3/2021), pukul 02.25 WIB, teknisi, peralatan dan perlengkapan telah tiba di Bandar Udara Sultan Thaha setelh diterbangkan dari Batam melalui Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batu Besar, Kepulauan Riau (BTH) pada 01.00 WIB.

Pada pukul 02.26 WIB dengan kondisi hujan, posisi pesawat udara registrasi PK-LUT masih berada di landas pacu (runway). Upaya untuk proses pemasangan alat bantu pada roda pendaratan pesawat bagian depan dan pemindahan tetap dilaksanakan.

“Selanjutnya pukul 06.20 WIB, pemindahan posisi pesawat dari landas pacu berhasil dilakukan dengan aman dan tepat sesuai prosedur (Airbus Technical Recommendations). Saat ini Airbus 320-200 registrasi PK-LUT sudah berada di landas parkir (apron),” ujarnya dalam siaran persnya, Minggu (7/3/2021).

Dia mengatakn, Batik Air berkoordinasi dan menyerahkan proses investigasi atas insiden penerbangan ID-6803 kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan.

“Batik Air meminimalisir dampak yang timbul, agar penerbangan Batik Air lainnya tidak terganggu,” lanjutnya.

Adapun, pesawat Batik Air rute Jambi–Jakarta melakukan penerbangan kembali ke bandara asal, yakni Bandara Sultan Thaha, akibat adanya dugaan kendala teknis pada pesawat.

Danang mengatakan pesawat dengan nomor penerbangan ID-6803 itu membawa enam awak pesawat, 114 tamu dewasa, dua tamu anak-anak, serta 1 satu balita. Pesawat tersebut telah mendarat dan pesawat udara berhenti pada posisi berada di landas pacu pada Sabtu (6/3/2021) malam.

Dia menjelaskan awal mulanya, Batik Air penerbangan ID-6803 dipersiapkan secara baik. Jadwal keberangkatan pukul 13.00 WIB dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 14.10 WIB.

Sebelum dioperasikan, pesawat Airbus 320-200 registrasi PK-LUT telah menjalani pemeriksaan lebih awal yakni sebelum diterbangkan (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang dan beroperasi (airworthy for flight).

Proses persiapan penerbangan selama di darat selesai, Batik Air penerbangan ID-6803 mengudara sesuai jadwal keberangkatan.

Setelah lepas landas, lanjutnya, pilot memutuskan untuk kembali ke bandar udara keberangkatan (return to base/RTB) dikarenakan ada salah satu indikator menyala di ruang kokpit yang memberitahukan atau menunjukkan kemungkinan ada kendala teknis.

Dia menuturkan dalam upaya memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, maka keputusan kembali ke bandar udara asal adalah tepat. Hal ini untuk segera dilakukan pemeriksaan dan pengecekan lebih lanjut pada pesawat udara Airbus 320-200 registrasi PK-LUT.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat jambi lion air batik air
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top