Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gubernur Ganjar & Menhub Budi Cek Bandara Ahmad Yani di Tengah Hujan Lebat, Ini Hasilnya

PT Angkasa Pura II (persero) menutup penerbangan dari dan menuju Bandara Ahmad Yani, pada Sabtu (6/2/20201) akibat banjir pada sejumlah wilayah di Semarang.
Petugas di Bandara Internasional Ahmad Yani sedang memandu pesawat yang hendak parrkir di tengah hujan lebat./Istimewa
Petugas di Bandara Internasional Ahmad Yani sedang memandu pesawat yang hendak parrkir di tengah hujan lebat./Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengecek Bandara Internasional Ahmad Yani dan Stasiun Tawang Kota Semarang, Minggu (7/2/2021).

Ganjar dan Budi Karya juga mengecek secara langsung landasan pacu menggunakan mobil khusus. Pengecekan tak berlangsung lama, karena hujan turun begitu deras.

Sebelum peninjauan, Ganjar dan Budi Karya bersama jajaran Kementerian Perhubungan, BBWS, PSDA termasuk Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan rapat terbatas di ruangan bandara. Rapat dilakukan dengan mendengarkan paparan GM Angkasa Pura terkait kronologis penutupan bandara internasional itu.

"Saya kesini karena mendengar banjir yang melanda obyek-obyek vital. Maka saya ingin melihat secara langsung agar tindakan yang diambil nantinya bisa kongkrit," kata Budi Karya.

Banjir dan rob di Semarang lanjut Budi Karya dikarenakan cuaca ekstrem dan rob yang tinggi. Kejadian ini diperkirakan akan kembali terulang, sehingga harus ada upaya untuk menyelesaikannya.

"Di bandara kami minta Kementerian PUPR membangun dam (penampung air). Istilahnya itu Q100, yang bisa menahan banjir selama 100 tahun. Selain itu, pendangkalan sungai-sungai saya minta dikeruk dan pembuatan tanggul untuk rob juga sudah berjalan," terangnya.

Selain itu, Budi Karya juga meminta Angkasa Pura melakukan evaluasi penanganan banjir di bandara. Sebab, dari kapasitas pompa yang sudah ada, terbukti belum mampu mengatasi banjir.

"Kami minta besok mereka rapat dan segera dieksekusi. Untuk Kereta Api, ini unik karena ini heritage, sehingga tidak boleh mengubah. Maka tadi pak Gubernur sudah menyampaikan, ada program PUPR tentang pengelolaan manajemen air di daerah sini, agar semua tercover," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengucapkan terimakasih karena pemerintah pusat telah turun membantu penanganan banjir di Semarang. Sejak kemarin, pihaknya sudah koordinasi dengan Kementerian PUPR dan hari ini Menhub turun langsung, sehingga berbagai persoalan bisa disampaikan.

"Kemarin pak Basuki sudah mengecek, termasuk peran polder yang ada. Saya usulkan agar ditambah pompanya dan pak Basuki sepakat. Ini sedang proses, mudah-mudahan bisa lebih cepat," katanya.

Dia mengharapkan penanganan banjit ini dapat segera dilaksanakan. "Kami minta semuanya siaga karena BMKG sudah mengingatkan cuaca ekstrem sampai seminggu," katanya.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto menyampaikan kegiatan operasional di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani pagi ini sudah kembali beroperasi normal seperti semula.

"Namun kami akan selalu memonitor keadaan di lapangan untuk memantau perkembangan cuaca serta trafik pergerakan pesawat, penumpang, dan kargo," kata Hardi.

Dia menjelaskan, petugas bandara telah melakukan pengeringan dan pembersihan area landasan pacu (runway).

"Selain itu kendaraan bird strike juga selalu dipergunakan untuk mengusir burung-burung yang berada di bahu runway,” ujarnya.

Pada hari ini terdapat 26 penerbangan yang beroperasi, diantaranya 13 penerbangan yang datang dan 13 penerbangan yang berangkat dengan rute penerbangan Jakarta, Pangkalan Bun, Banjarmasin, Denpasar, Surabaya, dan Makassar.

Terdapat satu penerbangan cancel pada hari ini, yaitu Wings Air IW 1802 tujuan Semarang – Denpasar. Meskipun demikian, penerbangan pertama telah diberangkatkan pada pukul 06.30 WIB tadi adalah Wings Air IW 1800 tujuan Semarang – Surabaya. Sementara untuk pesawat yang pertama kali mendarat pada pukul 06.55 WIB adalah Garuda Indonesia GA 232.

“Berdasarkan data yang didapatkan dari BMKG bahwa curah hujan rata-rata di BMKG Ahmad Yani pada bulan Februari selama 30 tahun (1990 – 2019) adalah sebanyak 357,5 milimeter. Sedangkan pada tanggal 5 dan 6 Februari 2021 kemarin kriteria hujan di Kota Semarang dan sekitarnya berada pada kategori ekstrim, yaitu > 150 mm/hari. Maka dari itu dengan adanya langkah-langkah antisipasi menghadapi musim penghujan, kami berharap cuaca akan segera membaik sehingga aktivitas penerbangan dapat berjalan normal secara terus menerus,” katanya


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper