Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

J&T Express Target Kirim 4 Juta Paket per Hari Tahun Ini

J&T Express menargetkan pengiriman bisa mencapai 4 juta paket pada tahun ini atau meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan 2020.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 04 Januari 2021  |  16:37 WIB
Pelanggan mengirim barang melalui J&T di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (22/5/2018). J&T Express memperbarui tampilan visual dan sejumlah fitur pada aplikasi yang juga mengangkat fitur order dan pelacakan sebagai menu utama. - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Pelanggan mengirim barang melalui J&T di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (22/5/2018). J&T Express memperbarui tampilan visual dan sejumlah fitur pada aplikasi yang juga mengangkat fitur order dan pelacakan sebagai menu utama. - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - PT Global Jet Express, pemilik jasa kurir J&T Express, menargetkan arus pengiriman dua kali lipat pada 2021 dari yang sudah dikelola selama 2020. J&T Express mengklaim pada 2020, kirimannya mencapai 2 juta paket per hari.

Public Relations J&T Express Elena menuturkan pihaknya menargetkan peningkatan arus pengiriman 2 kali lipat dibandingkan dengan 2020. Artinya, J&T menargetkan pengiriman hingga 4 juta paket per harinya.

"Target untuk 2021 ingin mencapai 2 kali lipat trafik pengiriman dibandingkan dengan 2020. Sementara, jumlah gerai totalnya masih 4.000 dan belum ada rencana penambahan," paparnya kepada Bisnis.com, Senin (4/1/2021).

Adapun, hingga saat ini terdapat 4.000 gerai milik J&T Express yang tersebar di seluruh Indonesia dan dianggap sudah dapat mencakup seluruh wilayah pengiriman di Indonesia sehingga belum ada rencana penambahan gerai.

Lebih lanjut, dia menerangkan hingga saat ini J&T fokus menguatkan sistem pengiriman di dalam negeri agar target penyampaian waktunya dapat terpenuhi sesuai dengan berbagai produk yang dimilikinya.

Sementara itu, J&T juga sudah melakukan ekspansi bisnis ke beberapa negara di Asia Tenggara yakni Indonesia, Malaysia, Vietnam, Filipina dan Thailand, dan China. Ekspansi ini akan dipertahankan dengan terus memperkuat layanannya di negara-negara tersebut.

"Ekspansi [internasional] belum ada rencana lagi sejauh ini ya. Kalau untuk dalam negeri kami lebih memfokuskan untuk penguatan sistem pengiriman supaya SLA [service level agreement] dapat terpenuhi," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top