Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TIKI Klaim Kinerja Bisnis Tumbuh 15 Persen saat Pandemi

TIKI mencatatkan pertumbuhan hingga 15 persen pada kuartal III/2020 yang ditunjang dengan volume pengiriman segmen e-commerce hingga akhir Oktober 2020.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 20 November 2020  |  13:07 WIB
Karyawan beraktivitas di salah satu gerai Tiki di Jakarta, Selasa (7/7/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktivitas di salah satu gerai Tiki di Jakarta, Selasa (7/7/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - PT Citra Van Titipan Kilat perusajaan jasa kurir yang biasa dikenal TIKI menyampaikan kinerja bisnisnya di tengah pandemi Covid-19, hingga kuartal III/2020 mencapai pertumbuhan hingga 15 persen dengan peningkatan kontribusi dari segmen retail.

President Director TIKI Yulina Hastuti mengatakan beralihnya transaksi dari offline ke online selama masa pandemi ini juga meningkatkan volume pengiriman segmen e-commerce hingga akhir Oktober 2020 ini dengan kategori produk terbanyak antara lain alat-alat kesehatan, fashion, kebutuhan pokok dan hobi seperti peralatan sepeda, dan pengiriman ikan dan tanaman hias.

Produk layanan TIKI yang paling banyak diminati adalah layanan Regular (REG) dan Same Day Service (SDS) dengan sebaran wilayah tujuan dengan volume terbesar adalah Jabodetabek, Sukabumi, Tegal, Samarinda dan Tanjung Pinang.

“Kami bersyukur di tengah masa sulit seperti sekarang ini, TIKI masih tetap dapat mempertahankan kinerja bisnisnya. Hal ini berkat dedikasi dan kerjasama yang solid dari para staff dan kurir sehingga kami tetap dapat menjaga komitmen dan kualitas pelayanan kami kepada para pelanggan meskipun banyak tantangan seperti pembatasan wilayah, kendala transportasi akibat pembatasan penerbangan, dan memastikan protokol kesehatan,” ujarnya kepada Bisnis.com, Jumat (20/11/2020).

Dia menjelaskan dalam menghadapi tantangan yang ada di masa pandemi Covid-19, TIKI memfokuskan pada tiga area yaitu ketahanan operasional melalui pemanfaatan teknologi; kemampuan beradaptasi secara cepat terhadap situasi dan kebutuhan konsumen yang terus berubah dengan cepat; keunggulan produk dan layanan yang berorientasi pada solusi bagi pelanggan serta program promosi yang agresif.

"Kami juga konsisten dalam menjalankan program tanggung jawab perusahaannya melalui program TIKI Peduli dan program pengembangan kapabilitas UMKM melalui webinar series sebagai bentuk dukungan terhadap pengusaha lokal," ujarnya.

Selain REG dan SDS, beberapa produk layanan unggulan TIKI antara lain layanan JEMPOL (Jemput Online), TIKI Drive Thru, layanan Internasional (INT) yang sangat kompetitif mulai dari Rp100.000, dan layanan pengiriman satu atap (all-in-one delivery solution) ikan dan tanaman hias.

TIKI juga mengeluarkan layanan baru tahun ini untuk wilayah DKI Jakarta yaitu TIKI PUTAR (Jemput Antar) untuk menjawab kebutuhan pelanggan akan instant courier dengan biaya yang kompetitif, dan SERLOK (Seller Online Booking) sebagai program keanggotan bagi online seller yang menawarkan berbagai kemudahan hingga promo diskon.

Tahun ini juga TIKI terus melakukan ekspansi dan telah membuka 80 gerai yang bekerjasama dengan para mitra waralaba, dengan ekspektasi hingga akhir tahun dapat mencapai 120 gerai. Total jumlah gerai TIKI hingga saat ini di seluruh Indonesia mencapai lebih dari 4.000 gerai.

“TIKI sendiri selain fokus dalam perluasan jaringan dan inovasi produk, tahun depan perusahaan juga akan lebih memfokuskan pada strategi transformasi digital di infrastruktur operasionalnya dengan berbasis cloud untuk memberikan pengalaman yang lebih baik lagi bagi pelanggan maupun internal perusahaan," urainya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik tiki
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top