Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RI Bakal Punya Teknologi Nirsentuh di Jalan Tol

Saat ini waktu transaksi kendaraan saat masuk tol dengan kartu uang elektronik masih menimbulkan antrian.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 13 November 2020  |  19:14 WIB
Gerbang tol Manado di ruas jalan tol Manado tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara. - Jasa Marga
Gerbang tol Manado di ruas jalan tol Manado tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara. - Jasa Marga

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan tengah menyelesaikan proses lelang proyek Multi Lane Free Flow (MLFF) atau teknologi pembayaran tol tanpa sentuh sudah selesai.

Kepala BPJT Danang Parikesit menjelaskan sejauh ini sistem MLFF di jalan tol belum diterapkan negara manapun di Asean.

"Sistem MLFF ini kalau selesai, kita jadi negara pertama di dunia karena untuk wilayah Eropa itu masih untuk kendaraan berat. Nanti kita targetkan implementasi ke semua kendaraan khususnya golongan 1 atau kendaraan penumpang," ujarnya dalam webinar Penerapan Aspek Sosial dan Lingkungan dalam Pembangunan Jalan Tol: Studi Kasus oleh Indonesia Infrastructure Finance bekerjasama dengan Bisnis Indonesia, Jumat (13/11/2020).

Sebelumnya Ketua Umum Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Subakti Syukur menjelaskan saat ini waktu transaksi kendaraan saat masuk tol dengan kartu uang elektronik masih menimbulkan antrian.

Oleh karena itu, ATI menilai adanya transaksi dengan menempelkan kartu ke gerbang tol ini harus dihilangkan sehingga tidak ada lagi waktu tunggu untuk masuk ke jalan tol.

"Sekarang sedang dilaksanakan lelangnya oleh BPJT, nanti bisa digabungkan dengan transaksi seperti membayar parkir atau lain-lain sehingga tanpa antri lagi dengan adanya teknologi satelit di sistem MLFF," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi jalan tol bpjt
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top