Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Surabaya Mundur dari Kerja Sama, BP-BPWS Fokus Kembangkan Madura

BPWS menyiapkan anggaran senilai Rp88,45 miliar pada 2021. Dana itu akan dipakai untuk pembebasan lahan infrastruktur dan kawasan industri.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 21 September 2020  |  20:57 WIB
Warga mengamati perahu yang sandar di sekitar Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Senin (22/6/2015). - Antara/Zabur Karuru
Warga mengamati perahu yang sandar di sekitar Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Senin (22/6/2015). - Antara/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pelaksana-Badan Pengembangan Wilayah Suramadu mengaku saat ini Pemerintah Kota Surabaya sudah mundur dari kerja sama BP-BPWS, dan kini pihaknya fokus mengembangkan wilayah Madura saja.

Plt. Kepala Badan Pelaksana  Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BP BPWS) Achmad Herry Marzuki menjelaskan bahwa saat ini memang masih belum ada masterplan dari pengembangan wilayah Madura oleh pihaknya.

"Rencana masterplan [pengembangan Madura] sekarang masih proses revisi dan masih belum ada masteplan definitif karena menyesuaikan perubahan situasi dan kondisi Madura hingga mundurnya [pemkot] Surabaya. Jadi, kini kami fokus mengembangkan Madura kepulauan saja," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR yang disiarkan secara daring, Senin (21/9/2020).

Menurutnya, dengan kerja sama di empat kabupaten yang ada di Pulau Madura, BP BPWS akan mendorong pengembangan kawasan industri unggulan beserta wilayah pariwisata setempat.

Nantinya juga akan disiapkan rencana quick win atau program percepatan yang sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap daerah.

Sebelumnya, BPWS menyiapkan anggaran senilai Rp88,45 miliar pada 2021. Dana itu akan dipakai untuk pembebasan lahan infrastruktur dan kawasan industri di Madura.

"Kami sudah bertemu dengan empat bupati di Madura, lalu membahas anggaran apakah ada penambahan [dari daerah]. Karena kami sudah siapkan anggaran 2021 untuk pembebasan lahan mencapai Rp88,45 miliar."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

badan pengembangan wilayah suramadu
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top