Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Infrastruktur di Madura ‘Tertinggal’, BPWS Disentil Seorang Anggota DPR

Kondisi ini jalan yang sempit makin parah akibat kesadaran masyarakat yang kurang sehingga menggunakan sisi jalan untuk pasar dan area berjualan.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 21 September 2020  |  17:23 WIB
Genangan banjir di Jalan Raya Blega, Bangkalan, Madura, Jawa Timur. - Bisnis/Antara/Abd Aziz
Genangan banjir di Jalan Raya Blega, Bangkalan, Madura, Jawa Timur. - Bisnis/Antara/Abd Aziz

Bisnis.com, JAKARTA — Kondisi jalan yang sempit dan kecil menjadi perhatian seorang anggota Komisi V DPR dalam rapat dengan pendapat dengan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu.

Sigit Sosiantomo, Anggota Komisi V DPR dari Jawa Timur, menyebutkan bahwa kondisi infrastruktur di Madura masih dikatakan kurang layak bila dibandingkan daerah lain di Indonesia.

"Saya lihat infrastruktur nasional di Madura itu kurang layak, kondisi jalan sampai ke lapangan terbang di Sumenep itu sangat sempit dan kecil, ini enggak bener semestinya ada standar ukuran jalan nasional," ujarnya dalam RDP yang disiarkan secara daring, Senin (21/9/2020).

Kondisi ini, menurutnya, makin parah akibat kesadaran masyarakat yang kurang sehingga menggunakan sisi jalan untuk pasar dan area berjualan.

Sigit menilai BPWS seharusnya menjadi penggerak dalam mengubah situasi tersebut seperti membangun pasar atau membuat program edukasi tentang pengelolaan pasar kepada masyarakat setempat.

Selain itu perlu juga dilakukan penambahan marka atau pembatas jalan sehingga ada kejelasan antara badan jalan dengan lahan pasar di sekitarnya.

"Kalau saya tidak salah di di Tanah Merah nama daerahnya, jadi saya harap pasarnya jangan lagi mengganggu lalu lintas jalan nasional," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

badan pengembangan wilayah suramadu
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top