Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Apa, Badan Pengembangan Wilayah Suramadu Direstrukturisasi?

Nantinya dalam struktur Badan Pengembangan Wilayah Suramadu yang baru pemerintah daerah akan lebih banyak dilibatkan.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  18:08 WIB
Jembatan Suramadu - Antara
Jembatan Suramadu - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menyatakan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu akan direstrukturisasi secara independen demi mengundang investor.

Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Danis H. Sumadilaga menyatakan bahwa Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) akan direstrukturisasi dengan menggunakan peraturan presiden baru. Nantinya dalam struktur BPWS yang baru pemerintah daerah akan lebih banyak dilibatkan.

"Ini dilanjutkan. Surat dari Menteri PUPR kepada Mensesneg itu disiapkan perpres mengenai kelembagaan ini," kata Danis di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (25/7/2019).

Menurut Danis, beberapa rencana yang disiapkan dalam BPWS baru adalah revisi atas luasan wilayah BPWS yang diperkecil menjadi 50 hektare dari awalnya 200 hektare. Lokasi yang sudah ada yang fokus dikembangkan nantinya adalah Kabupaten Bangkalan.

Selain itu, juga proyek Islamic Science Park dan peluang industri garam serta gula, dan pariwisata di Madura. Danis berharap supaya dengan restrukturisasi ini maka lebih banyak investor bisa terlibat.

Sembari mencari dan menetapkan pejabat pilihan pada posisi strategis di BPWS, ke depannya BPWS juga tak berada di bawah Kementerian PUPR.

Adapun, Ketua Dewan Pengarah BPWS masih diduduki oleh Kemenko Perekonomian. Kemudian, ada steering committee dengan Kementerian PUPR selaku Dewan Pengarah Harian. Sebagai badan independen, BPWS dilengkapi dengan bupati dan kepala daerah di sana.

"Nanti orangnya juga diisi masih belum final, tapi sudah final oke bentuknya demikian, orang ditunjuk ini, bentuk organisasi demikian, diformalkan," kata Danis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jembatan suramadu badan pengembangan wilayah suramadu
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top