Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dirut PLN : Kami Sedang Menunggu, Sedang Berdebar-debar

Menurut Dirut PLN Zulkifli Zaini, pemerintah telah berjanji akan melunasi sisa utang tersebut pada akhir Agustus 2020.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  07:23 WIB
Aktivitas warga dengan latar gardu induk PLN di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Aktivitas warga dengan latar gardu induk PLN di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — PT PLN (Persero) mengungkapkan pemerintah akan membayar sisa utang kompensasi tarif listrik sekitar Rp38 triliun pada akhir bulan ini.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan bahwa dari total utang kompensasi listrik senilai Rp45,42 triliun, pemerintah baru membayarkan sekitar Rp7 triliun kepada PLN.

Menurutnya, pemerintah telah berjanji akan melunasi sisa utang tersebut pada akhir Agustus 2020.

"Sebesar Rp7 triliun sudah dibayar, yang Rp38 triliun pada akhir Agustus atau awal September dibayar pemerintah. Kami sedang menunggu, sedang berdebar-debar," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Selasa (25/8/2020).

Dengan pelunasan utang tersebut, Zulkifli optimistis kondisi keuangan PLN akan terjaga hingga akhir Desember 2020.

Adapun, utang kompensasi listrik senilai Rp45,42 triliun merupakan penggantian biaya yang timbul akibat tidak diberlakukannya penyesuaian tarif sejak 2017. Utang kompensasi tersebut terdiri atas kompensasi tarif listrik 2018 senilai Rp23,17 triliun dan kompensasi tarif listrik 2019 senilai Rp22,25 triliun.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan PLN semester I/2020, perseroan hanya mampu mencatatkan laba periode berjalan senilai Rp273,06 miliar. Capaian tersebut anjlok 96,28 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, PLN mampu mengantongi laba senilai Rp7,35 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN kompensasi
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top