Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pesawatnya Dikabarkan Kecelakaan di Filipina, Ini Penjelasan Lion Air Group

Lion Air Group menegaskan tidak memiliki perusahaan penerbangan di Filipina.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 29 Maret 2020  |  23:40 WIB
Pesawat Lion Air terparkir di Apron Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pesawat Lion Air terparkir di Apron Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Maskapai nasional Lion Air Group mengklarifikasi kabar bahwa pesawatnya terlibat kecelakaan di Manila, Filipina, Minggu (29/3/2020).

Dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Corporate Communication Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menyampaikan dua hal terkait kabar tersebut.

Pertama, sampai saat ini, Lion Air Group tidak beroperasi, baik secara berjadwal atau sewa tertentu (charter), di Filipina. Kedua, maskapai tersebut tidak memunyai perusahaan penerbangan di negara Asia Tenggara itu.

"Lion Air Group tidak memiliki perusahaan penerbangan di Filipina," tegasnya.

Danang melanjutkan Lion Air Group mengoperasikan perusahaan penerbangan untuk layanan penumpang berjadwal, yang terdiri atas Lion Air (kode penerbangan JT) berbasis di Indonesia, Wings Air (kode penerbangan IW) berbasis di Indonesia, Batik Air (kode penerbangan ID) berbasis di Indonesia, Malindo Air (kode penerbangan OD) berbasis di Malaysia, dan Thai Lion Air (kode penerbangan SL) berbasis di Thailand.

"Lion Air Group dalam beroperasi, tunduk dan melaksanakan seluruh aturan penerbangan internasional, regulator dan ketentuan perusahaan dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar operasional prosedur yang memenuhi persyaratan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first)," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

filipina lion air
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top