Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bantuan Penanganan Corona, Crown Group Tunggu Arahan Pemerintah

Crown Group mengaku pihaknya saat ini masih menunggu arahan dari pemerintah terkait bantuan yang dibutuhkan untuk penanganan virus corona (Covid-19).
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  15:17 WIB
Crown Group -
Crown Group -

Bisnis.com, JAKARTA – Wabah virus corona terus meluas, pelaku industri diminta untuk memberikan dukungan guna mempermudah penanganan Covid-19. Beberapa upaya di antaranya adalah menyumbang alat pelindung diri atau mengubah propertinya menjadi rumah sakit darurat.

Menanggapi hal ini, Direktur Penjualan & Pemasaran Crown Indonesia Fauzia Sudaryomo mengatakan bahwa Crown Group masih menunggu arahan dari pemerintah setempat, baik di Australia maupun di Indonesia.

“Jadi langkah untuk saat ini baru memaksimalkan WFH [work from home] bagi semua karyawan, baik di Sydney maupun di Indonesia. Kami masih menunggu arahan dari pemerintah apakah memang dibutuhkan langkah-langkah tersebut,” katanya saat dihubungi Bisnis, Senin (23/3/2020).

Adapun, di Australia, Fauzia menjelaskan bahwa pemerintahnya masih sanggup untuk menangani dampak penyebaran covid 19 sehingga Crown Group belum mengambil langkah apapun.

“Mengingat eskalasi pandemi Covid-19 yang begitu masif beberapa minggu terakhir, saat ini kami masih berfokus pada keselamatan semua karyawan kami baik di Australia maupun di luar Australia, serta para penghuni apartemen dan hotel yang kami bangun,” jelasnya.

Sementara itu, wacana ataupun rencana aksi kemanusiaan disebut masih dalam pembahasan, sehingga belum ada keterangan khusus terkait dengan kegiatan tersebut.

Kendati demikian, dengan adanya wabah Covid-19 diakui tidak menyurutkan konsumen di Crown Group. Hingga pekan ketiga Maret 2020, penjualannya justru mengalami lonjakan, termasuk dari pembeli luar negeri.

“Sampai Maret ini penjualannya malah ada yang sampai Rp55 miliar. Salah satu faktor pendukungnya adalah turunnya suku bunga acuan yang membuat nilai tukar dolar Australia di hadapan dolar AS lebih terjangkau,” imbuhnya.

Dalam melakukan pemasaran, Crown Group juga bergantung pada aplikasi komunikasi nirkabel untuk melakukan panggilan video bersama baik dengan konsumen maupun karyawan secara bersamaan.

“Jadi kami sudah menyiapkan video tiap unit yang dipasarkan untuk menggantikan site visit. Beruntungnya, konsumen kami juga sudah banyak yang terbiasa menggunakan aplikasi video call tersebut sehingga tidak ada kendala terkait pemasarannya,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti crown group Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top