Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banyak Dukungan Kebijakan dari Pemerintah Australia, Crown Group Terus Lakukan Ekspansi

Pengembang asal Indonesia di Australia, Crown Group, optimistis dengan kondisi sektor properti di Negeri Kanguru itu. Sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Australia diyakini mampu mendorong pertumbuhan sektor properti.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 07 Februari 2022  |  19:46 WIB
Crown Group. - Istimewa
Crown Group. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang asal Indonesia di Australia, Crown Group, optimistis dengan kondisi sektor properti di Negeri Kanguru itu. Sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Australia diyakini mampu mendorong pertumbuhan sektor properti.

Direktur Penjualan dan Pemasaran Crown Group Indonesia Tyas Sudaryomo mengatakan, Pemerintah negara bagian Victoria, Australia mengeluarkan kebijakan khusus bagi para pembeli hunian pertama guna mempercepat pemulihan ekonomi, khususnya di sektor properti. Kebijakan tersebut pun diberikan kepada pembeli properti dari luar negeri.

Pemerintah Victoria, kata dia, memberikan potongan hingga 50 persen untuk stamp duty bagi para first home buyers untuk proyek hunian off-the-plan hingga Juli 2022.

Hal tersebut tentu saja membuat sektor properti di negara bagian Victoria, khususnya Melbourne semakin menggeliat.

“Tentu saja hal ini merupakan berita yang menggembirakan, khususnya bagi para calon pembeli dari Indonesia yang sedang mencari investasi properti di Melbourne, dengan potensi imbal hasil yang besar,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (7/2/2022).

Dia menjelaskan, mulai masuknya siswa luar negeri ke Melbourne yang terkenal sebagai salah satu destinasi pendidikan di Australia turut berperan memicu perbaikan sektor properti di sana.

Terlebih, hampir 60 persen yang tinggal di kawasan inner suburban Melbourne, seperti Southbank adalah penyewa.

“Dampak positifnya dapat terlihat dari data yang dimiliki oleh domain.com.au yang menunjukkan tingkat kekosongan di Melbourne turun selama tiga bulan berturut-turut, dari 3,1 persen pada Oktober 2021, menjadi 3 persen di November 2021, dan saat ini berada di level terendah sejak Juni 2020,” ucapnya.

Melbourne, kata dia, adalah kota terbesar kedua di Australia dengan populasi 4,2 juta orang. Kota itu juga merupakan rumah bagi delapan lembaga pendidikan yang diakui secara global, dan dapat menampung hingga 300.000 siswa, di mana dua pertiganya adalah siswa dari luar negeri.

Menurut www.studymelbourne.vic.gov.au setiap tahunnya terdapat 200.000 siswa dari 170 negara yang datang ke Victoria untuk melanjutkan studinya.

Monash, Melbourne University, dan RMIT adalah tiga institusi pendidikan yang paling diminati oleh siswa Indonesia di Melbourne.

“Tidaklah mengherankan apabila Melbourne selain dikenal sebagai kota universitas terbesar di Australia, tapi juga sebagai destinasi investasi properti di kawasan Asia Pasifik,” kata Tyas.

Saat ini, lanjutnya, Crown Group sedang membangun hunian mid-rise pertamanya di kota Melbourne, dengan nama ARTIS.

Terletak di area sudut seluas 2,070 meter persegi di 175 Sturt Street, bangunan itu akan menampung 153 unit apartemen, dengan satu hingga tiga unit kamar tidur mewah dan griya tawang.

ARTIS juga merupakan proyek pertama Koichi Takada di Kota Melbourne, dan diharapkan akan memperkaya wajah kawasan Southbank melalui keindahan efek facade pita putihnya yang mencerminkan pergerakan Art in Motion.

ARTIS nantinya akan menampilkan berbagai fasilitas eksklusif, termasuk kolam renang lintasan dalam ruangan, spa, sauna, studio yoga, gym, lounge, serta taman lanskap di atap dengan pemandangan cakrawala Melbourne dan Teluk Port Phillip.

Terletak berdekatan dengan halte trem untuk akses mudah ke kota dan universitas, hunian tersebut sangat dekat dengan Kawasan Seni St.Kilda yang ramai, termasuk Teater Malthouse, Galeri Nasional Victoria, dan Queen Victoria Garden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti australia crown group
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top