Ini Dia 6 Proyek Tol Segera Dilelang. Total Panjangnya 327 Kilometer

Badan Pengatur Jalan Tol menawarkan enam proyek jalan tol sepanjang 327 kilometer dengan nilai investasi Rp124 triliun untuk dilelang secara bertahap sepanjang semester kedua tahun ini.
Irene Agustine | 10 Juli 2018 14:33 WIB
Jalan tol Solo-Ngawi - Istimewa/PT Jasamarga Solo Ngawi

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Jalan Tol menawarkan enam proyek jalan tol sepanjang 327 kilometer dengan nilai investasi Rp124 triliun untuk dilelang secara bertahap sepanjang semester kedua tahun ini.

Keenam ruas tol tersebut yakni Semarang—Demak yang terintegrasi dengan pembangunan tanggul sepanjang 26,80 km dengan nilai investasi Rp15,34 triliun,  Semanan—Balaraja sepanjang 31,90 km dengan nilai investasi Rp16 triliun, Kamal—Teluknaga—Rajeg sepanjang 38,60 km dengan nilai investasi Rp23,16 triliun.

Selain itu, proyek yang dilelang ialah akses Pelabuhan Patimban sepanjang 37,70 km dengan nilai investasi Rp6,40 triliun, Gedebage—Tasikmalaya—Cilacap sepanjang 184 km dengan nilai investasi Rp46,60 triliun, dan Jembatan Balikpapan--Penajam Paser Utama sepanjang 7,60 km dengan nilai investasi Rp16,50 triliun.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna mengatakan bahwa proses lelang keenam ruas tol tersebut diharapkan dapat selesai pada tahun ini.

Pada tahap awal, jalan tol Semarang—Demak yang paling cepat untuk dilelang dengan rencana pengumuman prakualifikasi dilakukan pekan depan.

"Acara ini diharapkan seperti soft launching. Jadi, kami mengingatkan pasar bahwa ada tol-tol ini lo, yang akan dibuka lelangnya," kata Herry saat membuka Market Consultation Pengusahaan Jalan Tol, Selasa, (10/7/2018).

Herry mengemukakan bahwa ada perubahan jenis proyek tol yang akan dilelang pada tahun ini. Dalam 3 tahun terakhir, dia mengatakan bahwa sebagian besar tol yang dilelang berasal dari prakarsa pemerintah (solicited project).

Pada kali ini, lanjutnya, hanya satu ruas tol yang bersifat solicited, yakni tol Semarang—Demak, sedangkan lima ruas tol sisanya merupakan prakarsa badan usaha.

"Tahun ini sekitar 80% prakarsa berasal dari badan usaha, yang bisa kami ambil hikmahnya adalah artinya badan usaha lebih agresif berinvestasi di jalan tol," jelasnya.

Tag : jalan tol, bpjt, tender proyek
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top