Tol Ruas Rembang—Pasuruan Berfungsi Saat Mudik Lebaran 2018

Pembangunan jalan tol GempolPasuruan di Jawa Timur terus dikebut penyelesaiannya dan ditargetkan rampung pada akhir 2018.
Irene Agustine | 13 Mei 2018 10:53 WIB
Progres konstruksi jalan tol Gempol-Pasuruan seksi 2 hingga pertengahan Februari 2019. - Youtube/PT Transmarga Jatim Pasuruan

Bisnis.com, JAKARTA — Pembangunan jalan tol Gempol—Pasuruan di Jawa Timur terus dikebut penyelesaiannya dan ditargetkan rampung pada akhir 2018.

Guna mendukung pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa seksi 2 Rembang—Pasuruan sepanjang 6,60 kilometer siap untuk dilalui fungsional dengan kondisi sudah dilaksanakan perkerasan beton (rigid pavement).

“Sebenarnya sudah siap operasional sebelum mudik, tetapi kita gratiskan saat mudik sebagai bagian dari sosialisasi tol ini kepada masyarakat,” kata Basuki, melalui siaran pers, Minggu (13/5/2018).

Jalan tol Gempas (Gempol—Pasuruan) merupakan bagian tol Trans-Jawa dengan panjang total 34,15 kilometer yang terbagi menjadi tiga seksi.

Seksi 1 yakni Gempol—Rembang (13,90 km) sudah beroperasi sejak 2017 dari Simpang Susun Gempol hingga gerbang tol (GT) Rembang. Seksi 3 Pasuruan—Grati (13,65 km) masih dalam konstruksi dengan progres 24,20%.

Dengan difungsikannya seksi 2, pemudik nantinya bisa keluar dan transaksi pembayaran di GT Pasuruan sekaligus akses lebih dekat ke Kota Pasuruan. Fasilitas tempat istirahat juga telah disiapkan berupa area parkir dan rumah makan di KM 16A.

Apabila terjadi kepadatan jalan akses Pasuruan (antrean mencapai 2 km sebelum gerbang), pengguna jalan tol dari Gempol akan diarahkan untuk keluar GT Rembang yang berada sebelumnya.

“Keputusan dibuka atau tidaknya berada di tangan Korlantas, kami siapkan infrastrukturnya saja,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna. 

Pengusahaan jalan tol Gempol—Pasuruan dilakukan oleh PT Jasamarga Gempol Pasuruan dengan nilai investasi Rp4,03 triliun dengan masa konsesi 45 tahun.

Jalan tol ini tersambung dengan jalan tol Surabaya—Gempol yang sudah beroperasi dan tol Pasuruan—Probolinggo yang masih dalam tahap konstruksi.

Kehadiran jalan tol Gempol-Pasuruan meningkatkan kemudahan arus logistik karena GT Rembang berlokasi yang tidak jauh dari Kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang. Di samping itu, jalan tol itu menjadi jalur alternatif menuju Kota Pasuruan yang selama ini dilayani oleh jalan arteri nasional.

Adapun, untuk jalan tol Pasuruan—Probolinggo (Paspro) saat ini progresnya 70,96% dan ditargetkan akan tersambung pada akhir 2018 hingga Probolinggo sepanjang 33,30 kilometer. Dilanjutkan dari Probolinggo hingga Banyuwangi yang ditargetkan selesai akhir 2019.

Pengusahaan jalan tol Paspro dilaksanakan oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol dengan investasi sebesar Rp3,55 triliun dengan pemegang saham mayoritas PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top