Kata Kadin, Lelang Konsolidasi Dapat Tingkatkan Kompetensi Kontraktor

Kamar Dagang dan Industri Indonesia menilai bahwa lelang konsolidasi yang kembali dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat meningkatkan kompetensi kontraktor.
Yanita Petriella | 21 Maret 2018 08:32 WIB
Ilustrasi: Foto aerial proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Koridor Velodrome-Kelapa Gading di Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (16/1). Pembangunan infrastruktur LRT di kawasan itu terus dikebut dan diharapkan bisa beroperasi pada Agustus 2018 untuk menunjang perhelatan Asian Games 2018. ANTARA FOTO - Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA — Kamar Dagang dan Industri Indonesia menilai bahwa lelang konsolidasi yang kembali dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat meningkatkan kompetensi kontraktor.

Wakil Ketua Umum Kadin indonesia Bidang Konstruksi dan Infrastruktur Erwin Aksa mengatakan bahwa lelang konsolidasi diadakan dengan mengombinasikan perusahaan besar dan kecil.

Menurutnya, lelang konsolidasi ini penting agar dapat memperoleh harga efisien.

"Ini bisa dikerjakan dengan vendor atau kontraktor yang benar," ujarnya kepada Bisnis, Senin (19/3/2018).

Dia tidak sependapat jika dikatakan bahwa lelang konsolidasi, seperti yang diterapkan Pemprov DKI akan membuat banyak kontraktor yang akan gulung tikar.

Dengan adanya lelang konsolidasi, kata Erwin, akan membuat kapasitas, kualifikasi, dan kompetensi yang dimiliki kontraktor meningkat.

"Kompetensi ini penting. Dengan lelang konsolidasi ini membuat kontraktor jadi menaikkan kompetensinya. Mungkin karena digabung pengusaha kecil dan besar jadi kontraktor berkurang," tutur Erwin.

Sebelumnya, Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) DKI Jakarta menilai bahwa jumlah kontraktor kecil dan menengah di Ibu Kota terus menyusut pascapelaksanaan lelang konsolidasi sejak 3 tahun lalu. Lelang konsolidasi dinilai malah menguntungkan BUMN sebagai kontraktor besar.

Direktur Eksekutif Gapensi DKI Jakarta Setu Albertus mengatakan bahwa pelaksanaan lelang konsolidasi telah mengurangi jumlah kontraktor kecil dan menengah Gapensi DKI sebesar 20% dari total sebelumnya 3.000—4.000 anggota.

Tag : kadin, Gapensi indoensia
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top