Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Fahri Hamzah Nilai Terlalu Berisiko

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah mengeritik rencana pembangunan kereta cepat Jakarta--Bandung.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 02 Februari 2016  |  12:17 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) saat menghadiri 'groundbreaking' pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat - Antara
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) saat menghadiri 'groundbreaking' pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah mengeritik rencana pembangunan kereta cepat Jakarta--Bandung.

Menurutnya, pembangunan kereta cepat tersebut memiliki konsekuensi finansial baik terhadap anggaran negara maupun BUMN secara keseluruhan.

Tidak hanya berdampak dari sisi finansial, menurut politisi PKS itu, pembangunan kereta cepat juga memiliki konsekuensi sosial, konsekuensi fisik kepada tanah negara, kepada tanah rakyat, dan seluruh mekanisme sosial budaya yang ada di wilayah sekitar pembangunan.

Meski mengaku kalau dirinya mendukung pembangunan infrastruktur, namun Fahri menyarankan kepada pemerintah agar berhati-hati.

"Kira-kira kritiknya begini, kita mendukung pembangunan infrastruktur, tapi karena infrastruktur efeknya besar, harus hati-hati. Khusus proyek ini, terlalu banyak efek buruknya, apalagi tidak sesuai dengan visi awal Jokowi, poros maritim," tandasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fahri hamzah Kereta Cepat
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top